Tidur Dapat Pengaruhi Kecerdasan Anak, Ini Penjelasan Dokter
Minggu, 21 Januari 2024 - 11:11 WIB
Dokter Mesty menjelaskan, tidur bukan hanya berpengaruh terhadap tumbuh kembang fisik sang anak, melainkan juga bagus untuk kekebalan tubuh. Tidur menjadi sebuah momen yang dipakai anak untuk merefleksikan kembali apa yang dipelajarinya dalam satu hari.
“Padahal faktor pertumbuhannya itu bukan cuma untuk tinggi badan, tapi juga kekebalan tubuh dan kecerdasan otaknya. Sebagai momen di mana dia reward lagi memorinya dan memahami kembali pelajaran yang hari itu dia dapat,” ujarnya.
Kalau anak sejak kecil sudah tidak teratur jam tidurnya, bahkan anak sudah mulai begadang, hal ini dapat membuat kecerdasan menjadi tidak optimal. Terlebih pada anak usia 0-5 tahun yang menjadi waktu terbaik untuk melatih kecerdasan dan membentuk karakter mereka.
Waktu tidur yang dibutuhkan anak-anak, khususnya balita, kurang lebih 10-13 jam. Durasi tersebut diakumulasi dengan berapa lama tidur siang dan malam si buah hati. Dokter Mesty mengatakan, sebaiknya anak dilatih untuk bangun di pagi hari agar terbiasa hingga ia besar.
“Aku selalu anjurkan pasienku, anak itu setidaknya jam 06.00 atau 6.30 sudah bangun. Dengan anak bangun lebih pagi, jam tidurnya akan lebih maju di malam hari,” jelasnya.
“Padahal faktor pertumbuhannya itu bukan cuma untuk tinggi badan, tapi juga kekebalan tubuh dan kecerdasan otaknya. Sebagai momen di mana dia reward lagi memorinya dan memahami kembali pelajaran yang hari itu dia dapat,” ujarnya.
Kalau anak sejak kecil sudah tidak teratur jam tidurnya, bahkan anak sudah mulai begadang, hal ini dapat membuat kecerdasan menjadi tidak optimal. Terlebih pada anak usia 0-5 tahun yang menjadi waktu terbaik untuk melatih kecerdasan dan membentuk karakter mereka.
Waktu tidur yang dibutuhkan anak-anak, khususnya balita, kurang lebih 10-13 jam. Durasi tersebut diakumulasi dengan berapa lama tidur siang dan malam si buah hati. Dokter Mesty mengatakan, sebaiknya anak dilatih untuk bangun di pagi hari agar terbiasa hingga ia besar.
“Aku selalu anjurkan pasienku, anak itu setidaknya jam 06.00 atau 6.30 sudah bangun. Dengan anak bangun lebih pagi, jam tidurnya akan lebih maju di malam hari,” jelasnya.
(tsa)
Lihat Juga :