Awas! Stres Bisa Sebabkan Diabetes, Begini Uraian Pakar Kesehatan

Senin, 22 Januari 2024 - 08:50 WIB


Dia menyebut, diabates dapat dipicu oleh stres berlebihan. Respons tubuh saat stres adalah mengeluarkan hormon adrenalin secara berlebihan, yang dapat mengubah cadangan glikogen dalam hati menjadi glukosa. Glukosa akan menuju aliran darah sehingga meningkatkan kadar gula dalam darah.

“Dalam kondisi stres, biasanya seseorang akan lebih sering makan, karena hormon kortisol dapat meningkatkan keinginan seseorang untuk mengonsumsi makanan. Hal ini menyebabkan seseorang terkena diabetes akibat kurangnya kemampuan dalam mengontrol diri,” terangnya.

Menurutnya, stres yang berlebihan juga mengakibatkan gangguan pada pankreas. Di mana seseorang tahu bahwa insulin yang berfungsi untuk memecah glukosa menjadi energi dihasilkan oleh pankreas. Jika pankreas mengalami gangguan, secara ototmatis produksi insulin akan terhambat.

Diabetes yang sering dikenal dengan kencing manis merupakan kondisi di mana kadar gula dalam darah terlalu banyak. Diabetes sering disebut silent killer karena dapat menyebabkan kerusakan pada beberapa organ tubuh. Gejala yang muncul pada penderita diabetes adalah 3P yakni polidipsia (sering haus), poliuria (sering kencing), polifagia (banyak makan/sering lapar).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!