Keringat Berlebih Dikaitkan dengan Diabetes, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kamis, 08 Februari 2024 - 11:03 WIB

3. Keringat malam

Berkeringat saat tidur atau disebut dengan keringat malam, bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Faktor-faktor ini termasuk perubahan hormonal atau infeksi.

4. Hiperhidrosis sekunder

Keringat berlebihan yang tidak berhubungan dengan suhu atau pemicu emosional mungkin disebabkan oleh kondisi medis yang mendasarinya. Itu termasuk diabetes.

Hubungan keringat dengan diabetes

1. Berkeringat karena hipoglikemia

Kadar gula darah rendah, yang biasa terjadi pada diabetes, dapat memicu keringat berlebih. Tubuh menganggap glukosa yang rendah sebagai ancaman, menyebabkan aktivasi sistem saraf simpatik dan selanjutnya berkeringat.

2. Keringat akibat neuropati

Neuropati diabetik, suatu komplikasi diabetes yang mempengaruhi saraf, dapat mengganggu fungsi normal kelenjar keringat. Hal ini dapat menyebabkan peningkatan atau penurunan keringat, tergantung pada jenis dan lokasi kerusakan saraf.

3. Neuropati otonom

Hal ini disebabkan rusaknya saraf otonom yang mengontrol fungsi tubuh yang tidak disengaja termasuk berkeringat. Hal ini dapat menyebabkan pola keringat yang tidak teratur atau tidak dapat diprediksi pada penderita diabetes.

4. Infeksi dan kondisi kulit

Penderita diabetes lebih rentan terhadap infeksi kulit, kata sang ahli. Infeksi jamur, misalnya, dapat menyebabkan rasa gatal dan peningkatan keringat di area yang terkena.

5. Diabetes dan keringat malam

Keringat malam sering kali terjadi karena rendahnya glukosa darah, yang bisa terjadi pada penderita diabetes. Ketika glukosa darah turun, ia menghasilkan adrenalin berlebih sehingga menyebabkan keringat.

Cara mengatasinya

1. Menjaga kadar gula darah

Menjaga kadar glukosa darah dalam kisaran target sangatlah penting, kata sang ahli. Pemantauan rutin, kepatuhan terhadap obat yang diresepkan, dan gaya hidup sehat berkontribusi pada pengendalian gula darah yang lebih baik.

2. Mengatasi neuropati

Mengelola neuropati diabetik melibatkan pengobatan untuk meringankan gejala, modifikasi gaya hidup, dan menjaga kadar glukosa darah yang optimal. Konsultasi dengan dokter sangat penting untuk mengatasi neuropati.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!