Protein Hewani vs Nabati, Mana yang Lebih Baik?

Minggu, 11 Februari 2024 - 04:48 WIB
Tanpa protein yang cukup, Anda mungkin mengalami kelemahan otot, kelelahan, gangguan fungsi kekebalan tubuh, dan penyembuhan luka yang tertunda. Menurut Harvard Health Publishing, tunjangan diet yang direkomendasikan (RDA) untuk protein adalah 0,8 gram protein per kilogram berat badan.

Manfaat protein hewani

“Sumber protein hewani seperti daging tanpa lemak, ikan, telur, dan makanan olahan susu cenderung menjadi sumber protein lengkap yang baik dibandingkan sumber protein nabati,” menurut Dr Manish Itolikar, dikutip healthshots.

Protein hewani mengandung semua asam amino esensial, yang penting untuk membangun dan memperbaiki jaringan, serta mendukung fungsi kekebalan dan produksi hormon. Selain itu, protein hewani kaya akan nutrisi penting seperti vitamin B12, zat besi, seng, dan asam lemak omega-3, yang penting untuk kesehatan otak, produksi sel darah merah, fungsi kekebalan tubuh, dan vitalitas secara keseluruhan.

Selain itu, protein hewani dapat membantu pengelolaan berat badan dengan meningkatkan rasa kenyang dan mengurangi nafsu makan, sehingga dapat membantu mengontrol asupan kalori dan mencegah makan berlebihan. Secara keseluruhan, mengonsumsi protein hewani dalam jumlah sedang dapat menunjang berbagai fungsi tubuh.

Manfaat protein nabati

Protein nabati seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, lentil, biji-bijian, kacang-kacangan, dan biji-bijian sering kali kaya akan serat, yang dikenal dapat membantu meningkatkan pencernaan, meningkatkan rasa kenyang, dan membantu mengatur kadar gula darah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!