Idap Penyakit Langka, Wanita Ini Tak Tahan Dengar Suara Tertawa Anaknya

Sabtu, 02 Maret 2024 - 11:00 WIB
“Seperti ada yang menuangkan lahar panas ke telinga saya dan kepala saya terbakar, seluruh kepala saya sakit, terutama di belakang mata saya,” kata Karen baru-baru ini kepada BBC.

“Ini seperti migrain, seperti Anda ingin membuka kepala untuk menghilangkan tekanan,” sambungnya.

Sejak dia pertama kali didiagnosa mengidap hiperakusis, Karen telah berusaha menyembuhkan, atau setidaknya mengendalikan gejalanya. Namun keadaannya malah semakin memburuk.

Dia sekarang menghabiskan sebagian besar waktunya di dalam ruangan, karena dia tidak dapat menangani semua kebisingan dari dunia luar. Bahkan ketika sendirian di rumah, dia memakai penutup telinga dan pemblokir kebisingan untuk melindungi dirinya sendiri.

Baca Juga: Idap Penyakit Langka, Wanita Ini Tidur Tanpa Sadar usai Tertawa

Pada hari Natal, ketika putra-putranya yang berusia 7 dan 11 tahun, dengan gembira membuka hadiah mereka, dia berada di kamar sebelah mengawasi mereka dari balik jendela. Inu karena dia tidak tahan mendengarkan suara keras dan tawa buah hatinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!