Penjelasan Identitas Biksu Gisune dalam Film Exhuma

Kamis, 07 Maret 2024 - 09:48 WIB
Foto: Showbox

Ada alasan khusus dan penting Gisune meminta leluhur Park dimakamkan di Gangwon. Ini adalah untuk menyembunyikan makam dari jenderal raksasa dari Jepang, yang juga berfungsi sebagai pasak yang merugikan Korea.

Seperti diketahui, makam sang jenderal ada di bawah makam leluhur Park. Ia dimakamkan secara vertikal, yang dimaksudkan sebagai pasak besi. Tubuhnya bahkan juga dipasangi pasak besi.

Dalam budaya Korea, pasak besi adalah simbol ketidakberuntungan atau hal-hal negatif lainnya. Pasak besi biasanya juga dipakai untuk menandai kekuasaan atas wilayah tertentu.

Dalam Exhuma, para karakter utama pun berteori bahwa pasak besi inilah yang menjadi biang keladi terpecahnya Korea Selatan dan Korea Utara. Apalagi, lokasi makam itu pada akhirnya memang tepat ada di wilayah yang memisahkan Korea Selatan dan Korea Utara atau biasa disebut Semenanjung Korea.

Baca Juga: Selain Exhuma, Ini 8 Film Korea tentang Dukun, Ada yang Komedi

Selain itu, ada juga dialog keluarga Park yang mengatakan bahwa "rubah di pinggang harimau". Ini ternyata mengacu pada Gisune yang memasang pasak di wilayah itu.

Penjelasannya adalah seperti ini. Jika peta Korea Selatan dan Korea Utara disatukan, maka bentuknya mirip harimau yang tangan kirinya terangkat ke atas. Nah, lokasi makam terkutuk itu ada di bagian pinggang sang harimau.

Jadi, anggota keluarga Park sebenarnya memberi petunjuk tentang ulah Gisune. Jadi, selama pasak besi itu masih terkubur di sana, maka Korea akan terus-menerus dihantui kutukan dan bernasib sial.
(ita)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!