5 Fakta Menarik Hari Raya Nyepi di Bali, Beri Banyak Dampak Positif bagi Lingkungan

Senin, 11 Maret 2024 - 17:27 WIB
Selama periode tersebut, umat Hindu di Bali tidak diperkenankan melakukan apa pun, terkecuali untuk kondisi darurat. Hal ini dilakukan guna menciptakan suasanan sepi dan jauh dari riuhnya kehidupan duniawi.

2. Rangkaian Acara yang Beragam

Pada momen Hari Raya Nyepi, terdapat rangkaian acara adat yang dilakukan, baik sebelum maupun sesudah pelaksanaan Nyepi. Pertama adalah upacara Melasti yang ditujukan untuk menyucikan diri sebelum melaksanakan Nyepi. Rangkaian ini biasanya berlangsung sekitar 3 atau 4 hari sebelum Nyepi diadakan.

Kemudian, ada juga Tawur Kesangga yang identik dengan festival ogoh-ogoh. Sebagai informasi, ogoh-ogoh sendiri dipercaya menjadi representasi dari sifat buruk dan jahat manusia. Tradisi ini biasanya dilakukan pada H-1 Nyepi.

Setelah itu, ada upacara Ngembak Geni. Tradisi ini biasanya dilakukan pasca pelaksanaan ritual Nyepi. Pada Ngembak Geni, masyarakat akan saling berkunjung ke sanak saudara atau melakukan dharma shanti.

3. Jalanan Kosong dan Bandara Berhenti Beroperasi

Saat Nyepi, jalanan Bali akan terlihat sepi tak seperti biasanya. Selain kendaraan darurat seperti ambulans, mungkin hanya dijumpai para pecalang yang bertugas mengawasi keadaan.

Tak hanya itu, akses transportasi umum pun berhenti beroperasi sementara di momen Nyepi. Hal ini juga berlaku pada bandara.

Baca Juga: Makna Rahajeng Rahina Nyepi, Ucapan Selamat Hari Raya Nyepi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!