TikTok Soroti 3 Kreator Tingkatkan Kesadaran tentang Autisme di Indonesia

Rabu, 03 April 2024 - 02:30 WIB
Sejak tahun 2022, Osha pun kerap membagikan kisahnya sebagai penyandang autisme di usia dewasa kepada komunitas TikTok. Salah satu kontennya yang paling banyak menarik komentar dan interaksi dari komunitas adalah tentang masking, yaitu cara orang dewasa dengan autis menutupi ciri khas autisme saat sedang di depan publik, misalnya dengan berusaha lebih lama kontak mata dan mengurangi distraksi fokus.

Ia memperlihatkan kesehariannya sebagai orang dewasa, caranya memecahkan masalah, dan terus menekankan bahwa dirinya yang sekarang adalah hasil dari perjuangan panjang sejak kecil. Konten-kontennya pun membantu komunitas TikTok untuk lebih memahami tentang tantangan dan usaha orang dengan autisme, sehingga harapannya bisa lebih berempati. Melalui konten-kontennya, Osha ingin memberikan pemahaman bahwa anak dengan autisme pun dapat menjalani kehidupan dewasa yang mandiri dan berprestasi.

2. Gugun Hernandes (@duniaautis)

Sebagai seorang ayah dengan anak berkebutuhan khusus, Gugun Hernandes merasakan adanya kebutuhan untuk saling mendukung antara sesama orang tua dengan anak yang memiliki gangguan autisme. Gugun, yang berprofesi sebagai seorang kuli bangunan, serta sang istri yang merupakan seorang tenaga kesehatan, terus berjuang untuk mengupayakan terapi bagi anak sulung mereka, Uwais Al Zaigham. Di salah satu unggahannya, ia bercerita tentang tekadnya untuk mengajarkan kemampuan-kemampuan dasar pada anaknya lewat kegiatan sehari-hari.

Gugun pun menunjukkan, meski dengan keterbatasan biaya, terapi anak dengan autisme dapat dilakukan di rumah dengan alat sederhana serta komitmen dari keluarga. Perlahan tapi pasti, anaknya pun mulai menguasai kemampuan dasar seperti berhitung dan bersosialisasi. Ia juga tak segan menjawab berbagai pertanyaan dari komunitas TikTok, sekaligus memperlihatkan bagaimana ia mengajarkan sang anak dan mengutamakan pentingnya orang tua untuk tetap berusaha menjalin hubungan dekat dengan sang anak.

Lewat TikTok, Gugun menjadi lebih terhubung dengan sesama orang tua yang memiliki pengalaman serupa, banyak orang tua yang jadi merasa tidak sendirian. Konten-konten Gugun, yang banyak memperlihatkan tips terapi di rumah dan menekankan pada pentingnya kehadiran orang tua dalam tumbuh kembang anak, menjadi inspirasi bagi para orang tua dan pendamping anak dengan autisme lainnya. Gugun pun juga sering berinteraksi, mendukung, dan berbagi pengalaman dengan para orang tua secara langsung melalui TikTok LIVE.

Baca Juga: Kejagung Sita Rolls Royce Sandra Dewi Pemberian Harvey Moeis saat Ultah

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!