Perlukah Pasien DBD Lakukan Tranfusi Trombosit saat Jumlahnya 30.000?
Senin, 15 April 2024 - 14:41 WIB
Dokter Spesialis Penyakit Dalam Sub Spesialis Hematologi-Onkologi Prof. dr. Zubairi Djoerban, Sp.PD menjelaskan, sebagian besar tidak perlu. Namun ada kondisi tertentu yang memerlukannya.
“Kondisi seperti apa? Pertama, kalau terjadi perdarahan. Pada DBD, kadang-kadang trombosit berjumlah 10.000 pun tidak terjadi perdarahan,” ujarnya, dikutip dari akun X @profesorzubairi, Senin (15/4/2024).
Prof. Zubairi menambahkan, pada trombosit kurang dari 5.000 memang sering kali terjadi perdarahan. Jadi, pertama adalah ketika trombosit kurang dari 5.000. Kedua, ada bintik-bintik di kaki dan tangan walaupun trombosit kurang dari 30.000.
“Kemudian periksa juga fungsi dari trombosit, yaitu bleeding time. Kalau masa perdarahannya memanjang, katakanlah 7-10 menit maka perlu banget dipertimbangkan untuk transfusi trombosit. Jadi prinsipnya sebagian besar pasien DBD tidak memerlukan transfusi trombosit,” tutupnya.
“Kondisi seperti apa? Pertama, kalau terjadi perdarahan. Pada DBD, kadang-kadang trombosit berjumlah 10.000 pun tidak terjadi perdarahan,” ujarnya, dikutip dari akun X @profesorzubairi, Senin (15/4/2024).
Prof. Zubairi menambahkan, pada trombosit kurang dari 5.000 memang sering kali terjadi perdarahan. Jadi, pertama adalah ketika trombosit kurang dari 5.000. Kedua, ada bintik-bintik di kaki dan tangan walaupun trombosit kurang dari 30.000.
“Kemudian periksa juga fungsi dari trombosit, yaitu bleeding time. Kalau masa perdarahannya memanjang, katakanlah 7-10 menit maka perlu banget dipertimbangkan untuk transfusi trombosit. Jadi prinsipnya sebagian besar pasien DBD tidak memerlukan transfusi trombosit,” tutupnya.
(tsa)
Lihat Juga :