Begini Cara Efektif Diet Sehat Pascalebaran
Kamis, 18 April 2024 - 17:22 WIB
“Akibatnya ketika pola makan tidak teratur dan porsi makan terus bertambah, maka bisa menyebabkan obesitas,” ujar Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya Firman.
Firman mengatakan, obesitas atau kelebihan berat badan terjadi akibat penimbunan lemak berlebihan dalam tubuh, seiring dengan asupan makanan yang dikonsumsi lebih besar dari energi tubuh yang digunakan untuk beraktivitas.
Berdasarkan data Global Report 2023, obesitas merupakan masalah serius yang mengancam kesehatan global atau 2 miliar penduduk di dunia. Prevalensi obesitas global lebih tinggi pada perempuan dibandingkan laki-laki. Diperkirakan pada 2030 sekitar 1 dari 5 wanita dan 1 dari 7 pria akan hidup dengan obesitas di seluruh dunia.
“Banyak penelitian mengatakan obesitas menjadi faktor risiko terjadinya penyakit tidak menular seperti diabetes melitus, serangan jantung, gagal ginjal, kanker, hipertensi, dan penyakit lainnya serta berkontribusi pada penyebab kematian sebesar 5,87% dari total kematian di dunia,” beber Firman.
Selain peningkatan risiko penyakit tidak menular, obesitas juga berdampak pada kerugian ekonomi yang dipicu oleh biaya perawatan akibat timbulnya penyakit komorbid yang memerlukan biaya tidak sedikit. Untuk itu obesitas saat ini telah digolongkan sebagai penyakit yang perlu mendapat intervensi secara serius dan komprehensif.
Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah obesitas pascalebaran yaitu pertama, memenuhi asupan protein harian. Hal ini dapat meningkatkan metabolisme tubuh 80 hingga 100 kalori per hari. Mencukupi asupan protein dalam tubuh dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga efektif mencegah nyemil sepanjang hari.
Firman mengatakan, obesitas atau kelebihan berat badan terjadi akibat penimbunan lemak berlebihan dalam tubuh, seiring dengan asupan makanan yang dikonsumsi lebih besar dari energi tubuh yang digunakan untuk beraktivitas.
Berdasarkan data Global Report 2023, obesitas merupakan masalah serius yang mengancam kesehatan global atau 2 miliar penduduk di dunia. Prevalensi obesitas global lebih tinggi pada perempuan dibandingkan laki-laki. Diperkirakan pada 2030 sekitar 1 dari 5 wanita dan 1 dari 7 pria akan hidup dengan obesitas di seluruh dunia.
“Banyak penelitian mengatakan obesitas menjadi faktor risiko terjadinya penyakit tidak menular seperti diabetes melitus, serangan jantung, gagal ginjal, kanker, hipertensi, dan penyakit lainnya serta berkontribusi pada penyebab kematian sebesar 5,87% dari total kematian di dunia,” beber Firman.
Selain peningkatan risiko penyakit tidak menular, obesitas juga berdampak pada kerugian ekonomi yang dipicu oleh biaya perawatan akibat timbulnya penyakit komorbid yang memerlukan biaya tidak sedikit. Untuk itu obesitas saat ini telah digolongkan sebagai penyakit yang perlu mendapat intervensi secara serius dan komprehensif.
Ada beberapa tips yang bisa dilakukan untuk mencegah obesitas pascalebaran yaitu pertama, memenuhi asupan protein harian. Hal ini dapat meningkatkan metabolisme tubuh 80 hingga 100 kalori per hari. Mencukupi asupan protein dalam tubuh dapat membuat tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga efektif mencegah nyemil sepanjang hari.
Lihat Juga :