CERMIN: Dua Hati Biru, Belajar soal Pengasuhan Anak lewat Film

Jum'at, 19 April 2024 - 11:40 WIB
Bima mengalami hal yang dialami sebagian besar pasangan muda, yaitu belum bisa menopang ekonomi keluarga. Begitupun Bima beruntung masih ada Dara yang memiliki pengertian luar biasa.

Namun Bima tetaplah menjadi gambaran sebagian besar laki-laki Indonesia yang merasa harga dirinya terkoyak ketika tak bisa menjadi main provider. Dara selalu gemas dengan Bima yang menurutnya tak bisa "memaksimalkan potensi yang dimilikinya”.

Kesenjangan ekonomi dari keluarga Bima dan Dara membuat keduanya punya cara pandang berbeda dalam melihat masalah terutama soal pengasuhan anak. Tentu saja menjadi bibit-bibit yang akan memunculkan potensi konflik jika keduanya tak mencari titik temu agar mereka bisa melihat masalah minimal dari sudut pandang yang tak terlalu jauh berbeda.

Baca Juga: 3 Teori untuk Jelaskan Ending Siksa Kubur, Film Laris saat Libur Lebaran

Gina dan Dinna menjadikan Dua Hati Biru sebagai medium praktis belajar soal pengasuhan anak tanpa menggurui. Saya melihat diri saya sebagai Bima yang akhirnya bertumbuh dan mencoba menemukan potensi diri.

Penonton lainnya melihat dirinya sebagai Dara yang mencoba memahami keberadaannya sebagai ibu dan istri dengan segala bebannya. Kita melihat produk pengasuhan mereka berdua kelak pada Adam yang akan terus mengajarkan pada kedua orang tuanya yang berusia muda untuk tak takut terantuk kesalahan dan terus belajar darinya.

Dua Hati Biru

Produser: Gina S Noer, Sigit Pratama, Riza, Chand Parwez Servia

Penulis Skenario: Gina S Noer

Sutradara: Gina S Noer, Dinna Jasanti

Pemain: Angga Yunanda, Aisha Nurra Datau, Farrell Rafisqy

Ichwan Persada

Sutradara/produser/penulis skenario, pernah menjadi dosen di Universitas Padjajaran dan SAE Institute, bisa dikontak via Instagram @ichwanpersada
(ita)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!