Update Kronologi Perseteruan HYBE vs Min Hee-jin, CEO ADOR yang Debutkan NewJeans
Jum'at, 31 Mei 2024 - 11:20 WIB
Email juga berisi pernyataan bahwa orang tua para member NewJeans merasa terganggu dengan dugaan plagiat girl group lainnya di bawah HYBE terhadap NewJeans.
HYBE mengatakan bahwa mereka menerima email Min Hee-jin pada 3 April dan jawaban terhadap isu plagiarisme telah dikirimkan pada 16 April dan 22 April yang berisi bantahan.
HYBE juga mengatakan hal lainnya yang disampaikan Min Hee-jin lewat email tidak benar, dan mereka punya bukti bahwa email itu ditulis oleh Min Hee-jin dan Wakil Presiden Presiden ADOR Shin Dong-hon.
Salah satu orang tua dari member NewJeans memberikan wawancara eksklusif kepada Ilgan Sports.
Ia mengatakan bahwa email yang dikirim oleh ADOR pada 3 dan 16 April dikirim oleh ADOR, tapi berdasarkan percakapan dengan para orang tua NewJeans. Mereka mengaku lelah dengan perbandingan antara NewJeans dan ILLIT.
Ia juga mengatakan bahwa salah satu member NewJeans juga merasa diabaikan saat bersama Bang Si-hyuk di lift, dan pengabaian ini dilakukan beberapa kali.
Selain itu, CEO HYBE Park Ji-hoon juga dikatakan akan membuat libur panjang untuk NewJeans setelah grup ini tampil di Tokyo Dome, dan butuh waktu 1,5 tahun untuk merekrut produser selevel Grammy Awards.
Orang tua itu mengaku tidak tahu bahwa NewJeans akan hiatus selama 1,5 tahun dan meminta klarifikasi atas hal tersebut. Selain itu, seluruh orang tua member NewJeans juga ingin anak-anaknya tetap bersama Min Hee-jin.
Yonhap melaporkan bahwa Deputi Senior ADOR "S" yang juga rekan dekat Min Hee-jin menjual seluruh sahamnya di HYBE seminggu sebelum dilakukannya audit HYBE atas ADOR.
HYBE akan mengajukan keberatan kepada Financial Supervisory Service (FSS) karena meyakini praktik yang dilakukan S adalah sebuah insider trading. Ini adalah praktik ilegal saat seorang investor mendapatkan informasi valid dari dalam perusahaan terkait untuk melakukan transaksi jual beli saham demi mendapatkan keuntungan besar.
S menjual 950 lembar saham senilai 238,7 juta won pada 15 April. Sedangkan pada 16 April, ADOR mengirim email kedua mereka kepada HYBE terkait beberapa tuduhan mereka seperti yang telah disebutkan di atas.
HYBE meyakini bahwa S telah menyebarkan rumor kepada para pemegang saham tentang HYBE, yang menyebabkan saham HYBE turun setelah konflik HYBE dan ADOR muncul ke publik.
ADOR membantah tuduhan HYBE tersebut.
Money Today melaporkan berita eksklusif bahwa HYBE mengajukan keluhan dan permintaan penyidikan kepada FSS terhadap analis sekuritas berkewarganegaraan asing "Mr. A".
HYBE menuduh Mr. A melakukan pelanggaran Capital Market Act, termasuk memberikan pendapat mengenai rencana pengambilalihan manajemen, memberikan usulan amandemen perjanjian pemegang saham antara HYBE dan Min Hee-jin, serta mengatur pertemuan dengan investor asing untuk memfasilitasi penjualan ADOR.
Pengaduan ini menyusul laporan audit interim pada 25 Maret saat HYBE menyatakan telah mengumpulkan bukti adanya rencana pengambilalihan manajemen. HYBE juga mengatakan bahwa aset informasi salah satu orang yang diaudit berisi informasi mengenai rencana pengambilalihan manajemen serta pertemuan dengan investor eksternal.
Mr. A mendapat perintah dari Wakil Presiden Shin. Shin menyampaikan ringkasan diskusi yang dilakukan manajemen ADOR kepada Mr. A yang akan meninjaunya. Lalu Shin akan melaporkan tinjauan itu ke Min Hee-jin.
Pada 17 April, Mr. A juga mengatur pertemuan investor asing dengan ADOR, sebelum pertemuan dengan HYBE. Hal ini bertentangan dengan pernyataan Min Hee-jin yang mengatakan tidak pernah bertemu dengan investor mana pun.
HYBE memiliki bukti percakapan lewat Kakao Talk antara Shin dan Min Hee-jin terkait pertemuan dengan investor. Investor asing mengatakan akan berinvestasi ke ADOR jika nilai ADOR mencapai 1,4 triliun won.
HYBE meyakini bahwa Mr. A adalah penasihat ADOR untuk pengambilalihan manajemen ADOR. Ia juga mengusulkan tindakan khusus seperti tindakan perdata dan pidana terhadap label lain dan HYBE.
Mr. A juga diyakini yang memberi nasihat kepada Min Hee-jin untuk meminta merevisi kontrak pemegang saham terkait kompensasi dari 13x laba operasional menjadi 30x, dengan harapan mencapai kesepakatan di angka 20x.
Selain itu, Money Today dan Hankyung juga merilis bukti percakapan Shin dan Min Hee-jin pada 16 April 2024, tentang saham HYBE yang akan merosot setelah konflik HYBE dan ADOR muncul ke publik.
Mereka juga mengatakan bahwa proses pengadilan juga akan membuat harga saham turun dan pemegang saham akan menuntut.
Sejauh ini, pembelaan pihak Min Hee-jin atas tuduhan pengambilalihan ADOR dari HYBE adalah bahwa hal tersebut hanya terjadi jika menyebabkan kerusakan pada nilai perusahaan.
Min Hee-jin mengeluarkan siaran pers, mengatakan bahwa konsultasinya dengan analis Mr. A adalah atas usulan dari CEO HYBE Park Ji-won. Ia mengeluarkan bukti percakapannya dengan Ji-won terkait hal tersebut yang terjadi pada 9 Desember 2023.
Min Hee-jin mengatakan, ia tidak memercayai Ji-won karena ucapannya selalu berubah-ubah. Ji-won lantas menantangnya untuk berkonsultasi pada analis terkait kontraknya dengan HYBE. Karena itulah ia menghubungi Mr. A.
Min Hee-jin mengatakan bahwa waktu untuk penandatanganan kontrak sangat mepet, hanya tersisa 2-3 hari lagi. Park Ji-won mengatakan bahwa ia tidak akan mengkhianati Min Hee-jin, dan Min Hee-jin pun menandatangani kontrak tersebut.
Namun setahun kemudian, ia menemukan adanya kontradiksi di kontrak dan adanya klausul nonkompetisi. Saat Min Hee-jin menyampaikan hal tersebut kepada Park Ji-won, pria itu mengatakan bahwa ia tidak membaca seluruh isi kontrak (dalam bukti percakapan tertera bahwa Park Ji-won tidak membaca seluruh isi kontrak, tapi memahami inti kontraknya). Karena hal ini, Min Hee-jin merasa dikhianati.
Terkait pertemuan analis Mr. A dengan ADOR sebelum HYBE, ia mengatakan pada tim HYBE bahwa sebelumnya ia bertemu dengan tim ADOR. Jadi ini bukan pertemuan yang dirahasiakan.
Chosun Biz mengeluarkan laporan eksklusif berdasarkan informasi dari Perbankan Investasi dan komunitas hukum, bahwa Min Hee-jin bertemu dengan Chairman Dunamu Song Chi-hyung dan pejabat Naver untuk mengajukan pengambilalihan ADOR.
Min Hee-jin mengatakan kepada Song Chi-hyung untuk, "menekan HYBE untuk meninggalkan ADOR".
Duname adalah pemegang saham ketiga terbesar HYBE dengan 5,6% saham, dan berhak mengajukan nominasi untuk posisi direktur. Adapun Naver adalah pemegang 49% saham Weverse, yang merupakan bagian dari HYBE.
Komunikasi antara Min Hee-jin dengan kedua pihak dikatakan didapatkan HYBE dari hasil audit. Min Hee-jin secara ilegal mengunduh laporan HYBE, termasuk pembayaran untuk tiap artis dan pendapatan tiap wilayah.
Namun dalam bukti percakapan, Min Hee-jin mengatakan bahwa, "Song Chi-hung tidak mengerti apa yang saya maksud" dan "Naver lebih paham sedikit". Sebagai catatan, Min Hee-jin butuh investor dari luar untuk menguasai manajemen ADOR karena ia hanya memiliki saham sebesar 20%.
Proses pengajuan petisi Min Hee-jin dibawa ke pengadilan. Ini adalah sesi dengar pendapat di pengadilan atas usul Min Hee-jin yang berusaha mencegah dirinya dipecat di RUPSLB pada 31 Mei mendatang.
Dalam pengadilan ini, Min Hee-jin berusaha meyakinkan hakim bahwa kerugian yang dialami ADOR jika Min Hee-jin dipecat akan lebih besar dibanding hak yang akan diterima pemegang saham HYBE. Pengadilan ini terbuka untuk umum.
Pengadilan di Seoul Central District Court dihadiri oleh perwakilan Min Hee-jin dan HYBE. Kedua pihak diberikan waktu masing-masing 30 menit untuk bicara.
Di pengadilan, pihak Min Hee-jin mengatakan bahwa HYBE melanggar janji untuk memberikan Min Hee-jin kesempatan mendebutkan girl group pertama HYBE, bahkan ketika ADOR telah berdiri.
Dalam promosi pre-debut, Min Hee-jin juga tidak diperbolehkan oleh HYBE menggunakan frasa "semua member-nya remaja" karena HYBE khawatir LE SSERAFIM (girl group pertama HYBE) tidak akan dilihat sebagai "girl group-nya Min Hee-jin".
Untuk konteks, saat itu publik telah mendengar rumor bahwa Sakura akan masuk ke HYBE, tapi belum diketahui akan debut dengan grup yang mana. Untuk konteks lebih lanjut dari sudut pandang HYBE terkait keluhan ini, lihat kronologi tanggal 26 April 2024 poin 2 di atas.
Berikutnya, NewJeans mengaku tidak bisa melakukan apa pun tanpa Min Hee-jin dan ingin tetap bersama Min Hee-jin, dan para penggemar juga setuju dengan hal tersebut. Orang tua NewJeans kaget mendengar kabar bahwa NewJeans akan dibuat hiatus selama 1,5 tahun.
Min Hee-jin tidak ingin memutuskan kontrak eksklusif NewJeans dengan HYBE. Pembicaraan antarpemegang saham bukan tentang ingin memutus kontrak NewJeans melainkan mendebutkan artis baru.
Pihak Min Hee-jin juga mengatakan bahwa jika Min Hee-jin dipecat, maka hal tersebut akan membahayakan NewJeans, ADOR, dan Min Hee-jin.
HYBE mengatakan bahwa Min Hee-jin tidak peduli pada member NewJeans, melainkan hanya peduli pada uang yang dihasilkan oleh grup tersebut.
HYBE memberikan bukti-bukti percakapan di Kakao Talk antara Min Hee-jin dengan teman dekatnya. Kata-katanya antara lain, "sulit untuk memperlakukan member NewJeans sebagai artis/seniman", "sulit untuk mendukung mereka", dan "Menyebalkan tapi tetap aku lakukan".
Min Hee-jin juga ingin member grup tersebut bergantung secara mental dan psikologis kepada dirinya. Dia berusaha meyakinkan bahwa mereka punya hubungan ibu dan anak, dan ingin para member berlaku pasif dan tidak memberikan komentar di luar naskah. Ia juga tidak ingin member menunjukkan kepribadiannya secara individu.
HYBE juga mengatakan Min Hee-jin menghubungi akuntan BTS dan memengaruhinya untuk keluar bersama ADOR.
Min Hee-jin juga sangat bergantung pada dukun yang diyakininya dimasuki roh kakaknya, dan memanggil sang dukun dengan nama kakaknya.
HYBE memberikan bukti percakapan Min Hee-jin dengan sang dukun sebanyak 58 ribu percakapan dalam enam bulan. Itu artinya rata-rata 10 ribu kali per bulan atau 1 kali per menit.
Min Hee-jin bekerja sama dengan dukun untuk mengambil alih ADOR dan membocorkan rahasia perusahaan ke dukun itu. Dukun itu pernah memberi saran untuk menerima seseorang sebagai karyawan yang merupakan simbol kakaknya untuk menjaga Min Hee-jin. Namun orang tersebut memilih pekerjaan lain.
HYBE juga menuduh Min Hee-jin memperlakukan seorang karyawan perempuan dengan buruk, setelah karyawan itu menuduh Wakil Presiden Shin melakukan pelecehan seksual padanya.
Adapun HYBE mengatakan bahwa bukti-bukti percakapan diberikan sesuai panduan dari pengadilan, di antaranya dengan menyajikan percakapan dengan bagian yang diburamkan dan yang tidak diburamkan. HYBE menyatakan akan mengikuti arahan pengadilan terkait penyebaran bukti tersebut.
Setelah mendengar pernyataan dari kedua belah pihak, pengadilan memutuskan untuk menerima bukti-bukti dan argumen lainnya hingga 24 Mei. Keputusan final akan diberikan sebelum 31 Mei (hari digelarnya RUPSLB ADOR).
Hybe tidak berkewajiban secara kontrak untuk mempertahankan Min Hee-jin di posisinya selama ada alasan untuk memecatnya.
Namun setelah melakukan pertemuan itu, mereka merasa hal tersebut bisa bermasalah, dan akhirnya melaporkan pertemuan mereka dengan Min Hee-jin kepada HYBE.
18 Mei 2024
Orang tua NewJeans juga mengirimkan petisi ke pengadilan melalui pengacara khusus dunia hiburan Kang Jinseok. Kang tidak memberikan keterangan isinya, tapi diyakini petisinya juga merupakan dukungan kepada Min Hee-jin.
Belift Lab, agensi yang menaungi ILLIT mengajukan tuntutan pidana kepada Min Hee-jin dengan tuduhan menghalangi bisnis dan pencemaran nama baik. Belift juga mengatakan tuduhan ILLIT yang melakukan plagiarisme terhadap NewJeans tidak benar.
Dalam hukum di Korea Selatan, jika tuduhan plagiarisme memang benar, penuduh tetap bisa dituntut pidana pencemaran nama baik karena informasinya disebarkan penuduh kepada publik.
Lee Jang-sang adalah petinggi yang diajukan HYBE saat mereka akan mengakuisisi SM Entertainment. Sedangkan Kim Joo-young adalah kepala HRD perempuan pertama di perusahaan produk kesehatan dan perawatan sehari-hari Yuhan-Kimberley.
Tiga kandidat utama yang dicalonkan ini akan diajukan dalam RUPSLB ADOR pada 31 Mei mendatang. Agenda RUPSLB adalah memecat tiga anggota Dewan Direksi ADOR dan menetapkan penggantinya.
Dalam hukum Korea Commercial Act (KCC), jika petisi Min Hee-jin agar ia tidak dipecat dikabulkan oleh pengadilan, maka ia untuk sementara waktu tidak bisa dipecat.
Meski begitu, hal ini bisa berubah jika ditemukan bukti lainnya atau adanya tuntutan pidana.
Dalam pengadilan, Min Hee-jin berusaha membuktikan bahwa jika ia dipecat, maka ada "kerusakan yang tidak bisa diperbaiki" pada NewJeans, ADOR, dan HYBE.
Beberapa karyawan ADOR termasuk ketua tim menyampaikan petisi mendukung Min Hee-jin. Para penggemar NewJeans juga mengajukan hal yang sama, dengan petisi yang ditandatangi oleh 10 ribu orang.
Pendiri Pledis Entertainment Han Sung-soo, CEO Source Music So Sung-jin, produser in-house BTS Pdogg, serta Direktur Kreatif BTS dan LE SSERAFIM Kim Sung-hyun mengajukan petisi yang kontra terhadap Min Hee-jin.
Sports Kyung Hyang melaporkan bahwa CEO ADOR Min Hee-jin memenangkan proses pengadilan di Divisi Perjanjian Perdata Seoul Central District Court.
Ini artinya, Min Hee-jin untuk sementara tidak bisa dipecat dari posisinya sebagai CEO saat digelarnya RUPSLB pada 31 Mei mendatang. Sebelumnya, HYBE sebagai pemegang 80% saham ADOR ingin menggunakan hak suara mereka untuk memecat Min Hee-jin yang dianggap ingin melepaskan ADOR dari HYBE.
Meski Min Hee-jin untuk sementara waktu tidak bisa dipecat, tapi dua eksekutif ADOR lainnya yang dianggap sekutu Min Hee-jin tetap bisa dipecat dalam RUPSLB yang digelar esok hari.
Selain itu, Min Hee-jin juga dipastikan tetap akan diawasi pergerakannya oleh HYBE dalam tugasnya sebagai CEO ADOR. Adapun HYBE masih bisa mengajukan petisi pemecatan Min Hee-jin jika mereka mengajukan bukti lainnya atau ada tuntutan pidana.
Sebelumnya, pengadilan mengadakan sidang pada 17 Mei untuk memeriksa apakah kontrak pemegang saham dapat membatasi pelaksanaan hak suara berdasarkan Undang-Undang Komersial (Commercial Act). Adapun Min Hee-jin dalam pengadilan berusaha membuktikan bahwa pemecatannya bisa menimbulkan kerugian besar bagi NewJeans, ADOR, dan HYBE.
Sementara itu, Hankook Ilbo memberikan laporan bahwa pengadilan menyatakan bahwa tindakan Min Hee-jin mungkin merupakan tindakan pengkhianatan terhadap HYBE, tapi sulit untuk mengatakan bahwa ada pelanggaran kepercayaan terhadap ADOR.
Pengadilan mengatakan bahwa HYBE harus membayar jaminan sebesar 20 miliar won jika mereka ingin memberhentikan Min Hee-jin pada 31 Mei 2024.
Adapun Kyunghang Shinmin melaporkan bahwa Min Hee-jin jelas ingin melemahkan kontrol HYBE terhadap ADOR dengan mengeluarkan NewJeans dari ADOR, atau dengan menekan HYBE agar menjual saham mereka di ADOR agar ia bisa mengontrol ADOR secara independen.
Meski begitu, pengadilan menganggap bahwa semua itu hanya berupa pernyataan atau ucapan saja, belum kepada langkah nyata atau aksi.
HYBE mengatakan akan menghormati keputusan pengadilan dan tidak memecat Min Hee-jin saat RUPSLB, dan mereka akan mengambil tindakan lanjut. Kemungkinan besar mereka akan mengajukan banding.
Hingga kini masih ada pengaduan pidana atas pelanggaran yang belum terselesaikan yang saat ini sedang diselidiki. Belift Lab juga memiliki tuntutan pidana terhadap Min Hee-jin karena kasus pencemaran nama baik.
Min Hee-jin akan menuntut youtuber dan blogger yang menyebarkan pesan pribadi KakaoTalk-nya. Mengutip KBS, Min Hee-jin tidak membantah isi percakapan itu, tapi ia mengatakan bahwa percakapan itu disusun sedemikian rupa hingga terlepas dari konteks.
Mengutip KBS, Min Hee-jin mengatakan bahwa jika dua direktur HYBE dipecat pada 31 Mei, maka itu artinya HYBE melanggar keputusan pengadilan.
Saat RUPSLB nanti, kemungkinan HYBE akan memecat dua direktur HYBE dengan tiga orang baru yang dipilih HYBE. Seorang Co-CEO baru juga akan bertanggung jawab atas manajemen ADOR.
31 Mei 2024
Sesuai agenda, ADOR mengadakan RUPSLB untuk mengganti dua pejabat tingginya yang masuk dalam Dewan Direksi, dengan tiga nama baru.
Para penggantinya sama dengan yang sebelumnya sudah dirumorkan, yaituChief Strategy Officer (CSO) Lee Jang-sang, Chief Human Resources Officer (CHRO) Kim Joo-young, dan Chief Financial Officer (CFO) Lee Kyung-joon.
Ini artinya, dalam Dewan Direksi ADOR ada empat anggota yang berhak menentukan kebijakan di label tersebut. Tiga orang baru adalah mereka yang dipilih oleh HYBE, berbeda dengan dua orang sebelumnya yang dipecat, yang merupakan rekan Min Hee-jin sejak ia berada di SM Entertainment.
Dengan komposisi baru Dewan Direksi ADOR tersebut, meski Min Hee-jin masih menjabat sebagai CEO ADOR, tapi kekuatannya untuk menyetir ADOR bisa dibilang nyaris tidak ada, karena jika voting diadakan di antara mereka, kekuatannya adalah 3 berbanding 1.
MG/Theresa Grace Nadia/Akbar Nugroho
13 Mei 2024
1. Respons HYBE terhadap Email Min Hee-jin
HYBE mengatakan bahwa mereka menerima email Min Hee-jin pada 3 April dan jawaban terhadap isu plagiarisme telah dikirimkan pada 16 April dan 22 April yang berisi bantahan.
HYBE juga mengatakan hal lainnya yang disampaikan Min Hee-jin lewat email tidak benar, dan mereka punya bukti bahwa email itu ditulis oleh Min Hee-jin dan Wakil Presiden Presiden ADOR Shin Dong-hon.
2. Salah Satu Orang Tua NewJeans Memberi Respons soal Email
Salah satu orang tua dari member NewJeans memberikan wawancara eksklusif kepada Ilgan Sports.
Ia mengatakan bahwa email yang dikirim oleh ADOR pada 3 dan 16 April dikirim oleh ADOR, tapi berdasarkan percakapan dengan para orang tua NewJeans. Mereka mengaku lelah dengan perbandingan antara NewJeans dan ILLIT.
Ia juga mengatakan bahwa salah satu member NewJeans juga merasa diabaikan saat bersama Bang Si-hyuk di lift, dan pengabaian ini dilakukan beberapa kali.
Selain itu, CEO HYBE Park Ji-hoon juga dikatakan akan membuat libur panjang untuk NewJeans setelah grup ini tampil di Tokyo Dome, dan butuh waktu 1,5 tahun untuk merekrut produser selevel Grammy Awards.
Orang tua itu mengaku tidak tahu bahwa NewJeans akan hiatus selama 1,5 tahun dan meminta klarifikasi atas hal tersebut. Selain itu, seluruh orang tua member NewJeans juga ingin anak-anaknya tetap bersama Min Hee-jin.
14 Mei 2024
1. HYBE Melaporkan Deputi Senior ADOR Lakukan Insider Trading
Yonhap melaporkan bahwa Deputi Senior ADOR "S" yang juga rekan dekat Min Hee-jin menjual seluruh sahamnya di HYBE seminggu sebelum dilakukannya audit HYBE atas ADOR.
HYBE akan mengajukan keberatan kepada Financial Supervisory Service (FSS) karena meyakini praktik yang dilakukan S adalah sebuah insider trading. Ini adalah praktik ilegal saat seorang investor mendapatkan informasi valid dari dalam perusahaan terkait untuk melakukan transaksi jual beli saham demi mendapatkan keuntungan besar.
S menjual 950 lembar saham senilai 238,7 juta won pada 15 April. Sedangkan pada 16 April, ADOR mengirim email kedua mereka kepada HYBE terkait beberapa tuduhan mereka seperti yang telah disebutkan di atas.
HYBE meyakini bahwa S telah menyebarkan rumor kepada para pemegang saham tentang HYBE, yang menyebabkan saham HYBE turun setelah konflik HYBE dan ADOR muncul ke publik.
ADOR membantah tuduhan HYBE tersebut.
2. HYBE Melaporkan Analis Asing ke FSS
Money Today melaporkan berita eksklusif bahwa HYBE mengajukan keluhan dan permintaan penyidikan kepada FSS terhadap analis sekuritas berkewarganegaraan asing "Mr. A".
HYBE menuduh Mr. A melakukan pelanggaran Capital Market Act, termasuk memberikan pendapat mengenai rencana pengambilalihan manajemen, memberikan usulan amandemen perjanjian pemegang saham antara HYBE dan Min Hee-jin, serta mengatur pertemuan dengan investor asing untuk memfasilitasi penjualan ADOR.
Pengaduan ini menyusul laporan audit interim pada 25 Maret saat HYBE menyatakan telah mengumpulkan bukti adanya rencana pengambilalihan manajemen. HYBE juga mengatakan bahwa aset informasi salah satu orang yang diaudit berisi informasi mengenai rencana pengambilalihan manajemen serta pertemuan dengan investor eksternal.
Mr. A mendapat perintah dari Wakil Presiden Shin. Shin menyampaikan ringkasan diskusi yang dilakukan manajemen ADOR kepada Mr. A yang akan meninjaunya. Lalu Shin akan melaporkan tinjauan itu ke Min Hee-jin.
Pada 17 April, Mr. A juga mengatur pertemuan investor asing dengan ADOR, sebelum pertemuan dengan HYBE. Hal ini bertentangan dengan pernyataan Min Hee-jin yang mengatakan tidak pernah bertemu dengan investor mana pun.
HYBE memiliki bukti percakapan lewat Kakao Talk antara Shin dan Min Hee-jin terkait pertemuan dengan investor. Investor asing mengatakan akan berinvestasi ke ADOR jika nilai ADOR mencapai 1,4 triliun won.
HYBE meyakini bahwa Mr. A adalah penasihat ADOR untuk pengambilalihan manajemen ADOR. Ia juga mengusulkan tindakan khusus seperti tindakan perdata dan pidana terhadap label lain dan HYBE.
Mr. A juga diyakini yang memberi nasihat kepada Min Hee-jin untuk meminta merevisi kontrak pemegang saham terkait kompensasi dari 13x laba operasional menjadi 30x, dengan harapan mencapai kesepakatan di angka 20x.
Selain itu, Money Today dan Hankyung juga merilis bukti percakapan Shin dan Min Hee-jin pada 16 April 2024, tentang saham HYBE yang akan merosot setelah konflik HYBE dan ADOR muncul ke publik.
Mereka juga mengatakan bahwa proses pengadilan juga akan membuat harga saham turun dan pemegang saham akan menuntut.
Sejauh ini, pembelaan pihak Min Hee-jin atas tuduhan pengambilalihan ADOR dari HYBE adalah bahwa hal tersebut hanya terjadi jika menyebabkan kerusakan pada nilai perusahaan.
16 Mei 2024
1. Bantahan Min Hee-jin terhadap Tuduhan HYBE
Min Hee-jin mengeluarkan siaran pers, mengatakan bahwa konsultasinya dengan analis Mr. A adalah atas usulan dari CEO HYBE Park Ji-won. Ia mengeluarkan bukti percakapannya dengan Ji-won terkait hal tersebut yang terjadi pada 9 Desember 2023.
Min Hee-jin mengatakan, ia tidak memercayai Ji-won karena ucapannya selalu berubah-ubah. Ji-won lantas menantangnya untuk berkonsultasi pada analis terkait kontraknya dengan HYBE. Karena itulah ia menghubungi Mr. A.
Min Hee-jin mengatakan bahwa waktu untuk penandatanganan kontrak sangat mepet, hanya tersisa 2-3 hari lagi. Park Ji-won mengatakan bahwa ia tidak akan mengkhianati Min Hee-jin, dan Min Hee-jin pun menandatangani kontrak tersebut.
Namun setahun kemudian, ia menemukan adanya kontradiksi di kontrak dan adanya klausul nonkompetisi. Saat Min Hee-jin menyampaikan hal tersebut kepada Park Ji-won, pria itu mengatakan bahwa ia tidak membaca seluruh isi kontrak (dalam bukti percakapan tertera bahwa Park Ji-won tidak membaca seluruh isi kontrak, tapi memahami inti kontraknya). Karena hal ini, Min Hee-jin merasa dikhianati.
Terkait pertemuan analis Mr. A dengan ADOR sebelum HYBE, ia mengatakan pada tim HYBE bahwa sebelumnya ia bertemu dengan tim ADOR. Jadi ini bukan pertemuan yang dirahasiakan.
17 Mei 2024
1. Min Hee-jin Diberitakan Bertemu dengan Investor dari Naver dan Dunamu
Chosun Biz mengeluarkan laporan eksklusif berdasarkan informasi dari Perbankan Investasi dan komunitas hukum, bahwa Min Hee-jin bertemu dengan Chairman Dunamu Song Chi-hyung dan pejabat Naver untuk mengajukan pengambilalihan ADOR.
Min Hee-jin mengatakan kepada Song Chi-hyung untuk, "menekan HYBE untuk meninggalkan ADOR".
Duname adalah pemegang saham ketiga terbesar HYBE dengan 5,6% saham, dan berhak mengajukan nominasi untuk posisi direktur. Adapun Naver adalah pemegang 49% saham Weverse, yang merupakan bagian dari HYBE.
Komunikasi antara Min Hee-jin dengan kedua pihak dikatakan didapatkan HYBE dari hasil audit. Min Hee-jin secara ilegal mengunduh laporan HYBE, termasuk pembayaran untuk tiap artis dan pendapatan tiap wilayah.
Namun dalam bukti percakapan, Min Hee-jin mengatakan bahwa, "Song Chi-hung tidak mengerti apa yang saya maksud" dan "Naver lebih paham sedikit". Sebagai catatan, Min Hee-jin butuh investor dari luar untuk menguasai manajemen ADOR karena ia hanya memiliki saham sebesar 20%.
2. Proses Pengadilan atas Permintaan Min Hee-jin dan Pernyataan Min Hee-jin
Proses pengajuan petisi Min Hee-jin dibawa ke pengadilan. Ini adalah sesi dengar pendapat di pengadilan atas usul Min Hee-jin yang berusaha mencegah dirinya dipecat di RUPSLB pada 31 Mei mendatang.
Dalam pengadilan ini, Min Hee-jin berusaha meyakinkan hakim bahwa kerugian yang dialami ADOR jika Min Hee-jin dipecat akan lebih besar dibanding hak yang akan diterima pemegang saham HYBE. Pengadilan ini terbuka untuk umum.
Pengadilan di Seoul Central District Court dihadiri oleh perwakilan Min Hee-jin dan HYBE. Kedua pihak diberikan waktu masing-masing 30 menit untuk bicara.
Di pengadilan, pihak Min Hee-jin mengatakan bahwa HYBE melanggar janji untuk memberikan Min Hee-jin kesempatan mendebutkan girl group pertama HYBE, bahkan ketika ADOR telah berdiri.
Dalam promosi pre-debut, Min Hee-jin juga tidak diperbolehkan oleh HYBE menggunakan frasa "semua member-nya remaja" karena HYBE khawatir LE SSERAFIM (girl group pertama HYBE) tidak akan dilihat sebagai "girl group-nya Min Hee-jin".
Untuk konteks, saat itu publik telah mendengar rumor bahwa Sakura akan masuk ke HYBE, tapi belum diketahui akan debut dengan grup yang mana. Untuk konteks lebih lanjut dari sudut pandang HYBE terkait keluhan ini, lihat kronologi tanggal 26 April 2024 poin 2 di atas.
Berikutnya, NewJeans mengaku tidak bisa melakukan apa pun tanpa Min Hee-jin dan ingin tetap bersama Min Hee-jin, dan para penggemar juga setuju dengan hal tersebut. Orang tua NewJeans kaget mendengar kabar bahwa NewJeans akan dibuat hiatus selama 1,5 tahun.
Min Hee-jin tidak ingin memutuskan kontrak eksklusif NewJeans dengan HYBE. Pembicaraan antarpemegang saham bukan tentang ingin memutus kontrak NewJeans melainkan mendebutkan artis baru.
Pihak Min Hee-jin juga mengatakan bahwa jika Min Hee-jin dipecat, maka hal tersebut akan membahayakan NewJeans, ADOR, dan Min Hee-jin.
3. Pernyataan HYBE di Pengadilan
HYBE mengatakan bahwa Min Hee-jin tidak peduli pada member NewJeans, melainkan hanya peduli pada uang yang dihasilkan oleh grup tersebut.
HYBE memberikan bukti-bukti percakapan di Kakao Talk antara Min Hee-jin dengan teman dekatnya. Kata-katanya antara lain, "sulit untuk memperlakukan member NewJeans sebagai artis/seniman", "sulit untuk mendukung mereka", dan "Menyebalkan tapi tetap aku lakukan".
Min Hee-jin juga ingin member grup tersebut bergantung secara mental dan psikologis kepada dirinya. Dia berusaha meyakinkan bahwa mereka punya hubungan ibu dan anak, dan ingin para member berlaku pasif dan tidak memberikan komentar di luar naskah. Ia juga tidak ingin member menunjukkan kepribadiannya secara individu.
HYBE juga mengatakan Min Hee-jin menghubungi akuntan BTS dan memengaruhinya untuk keluar bersama ADOR.
Min Hee-jin juga sangat bergantung pada dukun yang diyakininya dimasuki roh kakaknya, dan memanggil sang dukun dengan nama kakaknya.
HYBE memberikan bukti percakapan Min Hee-jin dengan sang dukun sebanyak 58 ribu percakapan dalam enam bulan. Itu artinya rata-rata 10 ribu kali per bulan atau 1 kali per menit.
Min Hee-jin bekerja sama dengan dukun untuk mengambil alih ADOR dan membocorkan rahasia perusahaan ke dukun itu. Dukun itu pernah memberi saran untuk menerima seseorang sebagai karyawan yang merupakan simbol kakaknya untuk menjaga Min Hee-jin. Namun orang tersebut memilih pekerjaan lain.
HYBE juga menuduh Min Hee-jin memperlakukan seorang karyawan perempuan dengan buruk, setelah karyawan itu menuduh Wakil Presiden Shin melakukan pelecehan seksual padanya.
4. Min Hee-Jin Tak Mau Bukti HYBE di Pengadilan Dipublikasikan ke Masyarakat
HYBE memberikan bukti-bukti percakapan Min Hee-jin yang memberatkannya, termasuk komentarnya terkait NewJeans. Pihak Min Hee-jin keberatan jika bukti-bukti percakapan dipublikasikan kepada masyarakat umum.Adapun HYBE mengatakan bahwa bukti-bukti percakapan diberikan sesuai panduan dari pengadilan, di antaranya dengan menyajikan percakapan dengan bagian yang diburamkan dan yang tidak diburamkan. HYBE menyatakan akan mengikuti arahan pengadilan terkait penyebaran bukti tersebut.
5. Keputusan Sementara Pengadilan
Setelah mendengar pernyataan dari kedua belah pihak, pengadilan memutuskan untuk menerima bukti-bukti dan argumen lainnya hingga 24 Mei. Keputusan final akan diberikan sebelum 31 Mei (hari digelarnya RUPSLB ADOR).
6. Syarat Min Hee-jin Bisa Dipecat sebagai CEO ADOR
Hankyung melaporkan, perjanjian pemegang saham menyatakan bahwa Min Hee-jin bisa diminta untuk mundur jika dia menyebabkan kerugian lebih dari 1 miliar won terhadap ADOR, atau melakukan pelanggaran apa pun seperti pelanggaran kepercayaan, penipuan, atau penggelapan.Hybe tidak berkewajiban secara kontrak untuk mempertahankan Min Hee-jin di posisinya selama ada alasan untuk memecatnya.
7. Duname dan Naver Laporkan Min Hee-jin ke HYBE, N Capital Bantah Membantu
N Capital membantah tuduhan berkoalisi dengan Min Hee-jin untuk membantunya mengambilalih ADOR. Sedangkan Dunamu dan Naver mengakui melakukan pertemuan dengan Min Hee-jin.Namun setelah melakukan pertemuan itu, mereka merasa hal tersebut bisa bermasalah, dan akhirnya melaporkan pertemuan mereka dengan Min Hee-jin kepada HYBE.
8. NewJeans Mendukung Min Hee-jin
Pada hari berlangsungnya sesi dengar di pengadilan, para member NewJeans mengirimkan petisi berisi dukungan mereka kepada Min Hee-jin. Mereka tidak ingin Hee-jin dipecat.18 Mei 2024
1. Orang Tua NewJeans Kirimkan Petisi
Orang tua NewJeans juga mengirimkan petisi ke pengadilan melalui pengacara khusus dunia hiburan Kang Jinseok. Kang tidak memberikan keterangan isinya, tapi diyakini petisinya juga merupakan dukungan kepada Min Hee-jin.
22 Mei 2024
1. Belift Lab Laporkan Min Hee-jin ke Polisi
Belift Lab, agensi yang menaungi ILLIT mengajukan tuntutan pidana kepada Min Hee-jin dengan tuduhan menghalangi bisnis dan pencemaran nama baik. Belift juga mengatakan tuduhan ILLIT yang melakukan plagiarisme terhadap NewJeans tidak benar.
Dalam hukum di Korea Selatan, jika tuduhan plagiarisme memang benar, penuduh tetap bisa dituntut pidana pencemaran nama baik karena informasinya disebarkan penuduh kepada publik.
23 Mei 2024
1. Tiga Eksekutif Dicalonkan Menggantikan Dewan Direksi Bos ADOR
Laporan eksklusif Ilgan Sports menyatakan HYBE mencalonkan tiga kandidat utama untuk menggantikan tiga posisi Dewan Direksi ADOR. Mereka seluruhnya adalah pejabat di HYBE, yaitu Chief Strategy Officer (CSO) Lee Jang-sang, Chief Human Resources Officer (CHRO) Kim Joo-young, dan Chief Financial Officer (CFO) Lee Kyung-joon.Lee Jang-sang adalah petinggi yang diajukan HYBE saat mereka akan mengakuisisi SM Entertainment. Sedangkan Kim Joo-young adalah kepala HRD perempuan pertama di perusahaan produk kesehatan dan perawatan sehari-hari Yuhan-Kimberley.
Tiga kandidat utama yang dicalonkan ini akan diajukan dalam RUPSLB ADOR pada 31 Mei mendatang. Agenda RUPSLB adalah memecat tiga anggota Dewan Direksi ADOR dan menetapkan penggantinya.
2. Status Min Hee-jin jika Petisinya Dikabulkan
Dalam hukum Korea Commercial Act (KCC), jika petisi Min Hee-jin agar ia tidak dipecat dikabulkan oleh pengadilan, maka ia untuk sementara waktu tidak bisa dipecat.
Meski begitu, hal ini bisa berubah jika ditemukan bukti lainnya atau adanya tuntutan pidana.
Dalam pengadilan, Min Hee-jin berusaha membuktikan bahwa jika ia dipecat, maka ada "kerusakan yang tidak bisa diperbaiki" pada NewJeans, ADOR, dan HYBE.
24 Mei 2024
1. Karyawan ADOR dan Penggemar NewJeans Ajukan Petisi Dukung Min Hee-jin
Beberapa karyawan ADOR termasuk ketua tim menyampaikan petisi mendukung Min Hee-jin. Para penggemar NewJeans juga mengajukan hal yang sama, dengan petisi yang ditandatangi oleh 10 ribu orang.
2. Petinggi Label di HYBE Ajukan Petisi Kontra Min Hee-jin
Pendiri Pledis Entertainment Han Sung-soo, CEO Source Music So Sung-jin, produser in-house BTS Pdogg, serta Direktur Kreatif BTS dan LE SSERAFIM Kim Sung-hyun mengajukan petisi yang kontra terhadap Min Hee-jin.
30 Mei 2024
1. Min Hee-jin Memenangkan Kasus di Pengadilan
Sports Kyung Hyang melaporkan bahwa CEO ADOR Min Hee-jin memenangkan proses pengadilan di Divisi Perjanjian Perdata Seoul Central District Court.
Ini artinya, Min Hee-jin untuk sementara tidak bisa dipecat dari posisinya sebagai CEO saat digelarnya RUPSLB pada 31 Mei mendatang. Sebelumnya, HYBE sebagai pemegang 80% saham ADOR ingin menggunakan hak suara mereka untuk memecat Min Hee-jin yang dianggap ingin melepaskan ADOR dari HYBE.
Meski Min Hee-jin untuk sementara waktu tidak bisa dipecat, tapi dua eksekutif ADOR lainnya yang dianggap sekutu Min Hee-jin tetap bisa dipecat dalam RUPSLB yang digelar esok hari.
Selain itu, Min Hee-jin juga dipastikan tetap akan diawasi pergerakannya oleh HYBE dalam tugasnya sebagai CEO ADOR. Adapun HYBE masih bisa mengajukan petisi pemecatan Min Hee-jin jika mereka mengajukan bukti lainnya atau ada tuntutan pidana.
Sebelumnya, pengadilan mengadakan sidang pada 17 Mei untuk memeriksa apakah kontrak pemegang saham dapat membatasi pelaksanaan hak suara berdasarkan Undang-Undang Komersial (Commercial Act). Adapun Min Hee-jin dalam pengadilan berusaha membuktikan bahwa pemecatannya bisa menimbulkan kerugian besar bagi NewJeans, ADOR, dan HYBE.
Sementara itu, Hankook Ilbo memberikan laporan bahwa pengadilan menyatakan bahwa tindakan Min Hee-jin mungkin merupakan tindakan pengkhianatan terhadap HYBE, tapi sulit untuk mengatakan bahwa ada pelanggaran kepercayaan terhadap ADOR.
Pengadilan mengatakan bahwa HYBE harus membayar jaminan sebesar 20 miliar won jika mereka ingin memberhentikan Min Hee-jin pada 31 Mei 2024.
Adapun Kyunghang Shinmin melaporkan bahwa Min Hee-jin jelas ingin melemahkan kontrol HYBE terhadap ADOR dengan mengeluarkan NewJeans dari ADOR, atau dengan menekan HYBE agar menjual saham mereka di ADOR agar ia bisa mengontrol ADOR secara independen.
Meski begitu, pengadilan menganggap bahwa semua itu hanya berupa pernyataan atau ucapan saja, belum kepada langkah nyata atau aksi.
2. HYBE Kemungkinan akan Banding
HYBE mengatakan akan menghormati keputusan pengadilan dan tidak memecat Min Hee-jin saat RUPSLB, dan mereka akan mengambil tindakan lanjut. Kemungkinan besar mereka akan mengajukan banding.
Hingga kini masih ada pengaduan pidana atas pelanggaran yang belum terselesaikan yang saat ini sedang diselidiki. Belift Lab juga memiliki tuntutan pidana terhadap Min Hee-jin karena kasus pencemaran nama baik.
3. Min Hee-jin akan Tuntut Youtuber yang Menyebarkan Pesan Pribadinya
Min Hee-jin akan menuntut youtuber dan blogger yang menyebarkan pesan pribadi KakaoTalk-nya. Mengutip KBS, Min Hee-jin tidak membantah isi percakapan itu, tapi ia mengatakan bahwa percakapan itu disusun sedemikian rupa hingga terlepas dari konteks.
4. Min Hee-jin Mengatakan Jika Rekannya Dipecat Berarti Melanggar Keputusan Pengadilan
Mengutip KBS, Min Hee-jin mengatakan bahwa jika dua direktur HYBE dipecat pada 31 Mei, maka itu artinya HYBE melanggar keputusan pengadilan.
Saat RUPSLB nanti, kemungkinan HYBE akan memecat dua direktur HYBE dengan tiga orang baru yang dipilih HYBE. Seorang Co-CEO baru juga akan bertanggung jawab atas manajemen ADOR.
31 Mei 2024
1. HYBE Ganti 2 Anggota Dewan Direksi ADOR
Sesuai agenda, ADOR mengadakan RUPSLB untuk mengganti dua pejabat tingginya yang masuk dalam Dewan Direksi, dengan tiga nama baru.
Para penggantinya sama dengan yang sebelumnya sudah dirumorkan, yaituChief Strategy Officer (CSO) Lee Jang-sang, Chief Human Resources Officer (CHRO) Kim Joo-young, dan Chief Financial Officer (CFO) Lee Kyung-joon.
Ini artinya, dalam Dewan Direksi ADOR ada empat anggota yang berhak menentukan kebijakan di label tersebut. Tiga orang baru adalah mereka yang dipilih oleh HYBE, berbeda dengan dua orang sebelumnya yang dipecat, yang merupakan rekan Min Hee-jin sejak ia berada di SM Entertainment.
Dengan komposisi baru Dewan Direksi ADOR tersebut, meski Min Hee-jin masih menjabat sebagai CEO ADOR, tapi kekuatannya untuk menyetir ADOR bisa dibilang nyaris tidak ada, karena jika voting diadakan di antara mereka, kekuatannya adalah 3 berbanding 1.
MG/Theresa Grace Nadia/Akbar Nugroho
(ita)
Lihat Juga :