Billie Eilish Alami Depresi: Saya Tidak Pernah Menjadi Orang yang Bahagia

Kamis, 25 April 2024 - 10:03 WIB
“Ketika sesuatu terjadi dalam jiwa saya, atau apa pun, hal yang selalu saya pegang adalah, 'Yah, itu akan berlalu. Ini akan datang dalam gelombang dan akan menjadi lebih buruk dan akan menjadi lebih baik.’ Dan hal itu selalu membuat saya nyaman. Dan kali ini, saya benar-benar berkata, 'Saya tidak peduli. Saya bahkan tidak ingin keadaan menjadi lebih baik,” tuturnya.

Eilish mengatakan orang tuanya, Maggie Baird dan Patrick O'Connell, saudara laki-laki, Finneas O'Connell dan sahabatnya, Zoe Donahoe adalah orang-orang yang membuatnya terus melewati masa-masa sulit.

Pelantun "Bad Guy" itu menyadari bahwa dia hanya perlu lebih sering ke luar rumah, meski berstatus selebriti.

“Saya mencapai titik balik. Saya mengalami momen seperti, 'Ya Tuhan, saya tidak bersenang-senang selama tujuh tahun.' Saya memiliki ilusi yang saya miliki, karena siapa yang mengalami pergi ke Grammy pada usia 17 tahun dan memenangkan lima penghargaan? Namun dalam hidup, saya menyadari bahwa saya belum mengalami banyak hal. Saya tidak keluar rumah selama lima tahun. Bagaimana saya bisa mendapatkan pengalaman?” ucap Billie Eilish.

Perlahan, Billie Eilish mulai lebih sering keluar rumah, dimulai dengan jalan-jalan ke toko kelontong dan pergi ke pesta dan konser bersama teman-temannya.

“Aku takut. Untuk alasan yang bagus. Aku takut pada manusia, aku takut pada dunia. Itu menakutkan bagi orang seperti saya, dan meskipun tidak menakutkan, itu berarti menjadi aktif dan rentan dan terlihat dan difilmkan dan apa pun. Tapi dengan semua pemikiran itu, aku memilih untuk melakukan hal yang lebih membuatku takut. Saya gigih dan eksis di dunia untuk sekali ini,” tutur dia.

Pemenang Grammy itu telah berusaha untuk kembali ke perasaannya di 2019, yang disebutnya sebagai waktu terbaik dalam hidup.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!