Review Film The Ministry of Ungentlemanly Warfare: Film Fiksi dari Kisah Nyata
Senin, 13 Mei 2024 - 13:11 WIB
Mereka yang menyukai film-film Guy Ritchie yang terakhir seperti The Man from U.N.C.L.E., The Gentlemen, serta Sherlock Holmes dan sekuelnya, hampir pasti akan menyukai The Ministry of Ungentlemanly Warfare.
Kekhasan Guy Ritchie, mulai dari karakter eksentrik, adegan aksi yang stylish, hingga pertukaran dialog yang kocak semuanya ada dalam film ini. Tiga elemen ini bahkan sudah langsung terlihat dalam scene pembuka filmnya.
Foto: Lionsgate
Bedanya mungkin adalah dalam The Ministry of Ungentlemanly Warfare, para protagonisnya digambarkan bak karakter superhero yang terlalu superior bagi tim lawan. Segala tantangan dan rintangan bisa diatasi dengan sangat mudah, membuat tak ada momen yang membuat penonton deg-degan karena protagonisnya terancam mati atau sejenisnya.
Baca Juga: Penjelasan Ending Film Challengers menurut Pemain, Penulis, dan Sutradara
Meski begitu, bukan berarti filmnya jadi tak menarik atau membosankan. Justru Guy Ritchie ingin membuat film ini jadi murni film hiburan saja, membuat penonton tak harus memiliki kekhawatiran apa pun saat menyimaknya. Cukup kagum dan tertawa saja.
Kekhasan Guy Ritchie, mulai dari karakter eksentrik, adegan aksi yang stylish, hingga pertukaran dialog yang kocak semuanya ada dalam film ini. Tiga elemen ini bahkan sudah langsung terlihat dalam scene pembuka filmnya.
Foto: Lionsgate
Bedanya mungkin adalah dalam The Ministry of Ungentlemanly Warfare, para protagonisnya digambarkan bak karakter superhero yang terlalu superior bagi tim lawan. Segala tantangan dan rintangan bisa diatasi dengan sangat mudah, membuat tak ada momen yang membuat penonton deg-degan karena protagonisnya terancam mati atau sejenisnya.
Baca Juga: Penjelasan Ending Film Challengers menurut Pemain, Penulis, dan Sutradara
Meski begitu, bukan berarti filmnya jadi tak menarik atau membosankan. Justru Guy Ritchie ingin membuat film ini jadi murni film hiburan saja, membuat penonton tak harus memiliki kekhawatiran apa pun saat menyimaknya. Cukup kagum dan tertawa saja.
(ita)
Lihat Juga :