Review Film Monkey Man, Jagoan Baru Saingan John Wick Telah Lahir!
Rabu, 29 Mei 2024 - 17:13 WIB
Monkey Man menjadi debut Dev Patel sebagai sutradara. Tadinya film ini akan ditayangkan sebagai film original Netflix.
Namun karena pandemi melanda dan lainnya, Monkey Man hampir tak jadi diproduksi. Untungnya datang Jordan Peele yang akhirnya menjadi produser film ini dan menawarinya ke Universal Pictures.Syuting pun akhirnya bisa dilakukan, salah satunya dengan dilakukan di Batam, Indonesia.
Foto: Universal Pictures
Berpindahnya Monkey Man ke layar lebar dibanding hanya di layar platform streaming justru adalah langkah yang tepat. Pertama adalah karena filmnya terbukti laris, sejauh ini mendatangkan uang USD34,5 juta dengan bujet hanya USD10 juta.
Kedua, adegan laganya yang vulgar atau eksplisit memang lebih nikmat disaksikan di layar besar dengan kualitas tata suara yang mumpuni. Penonton pun bisa menyaksikan dengan jelas betapa Dev Patel punya visi yang luar biasa sebagai sutradara.
Dalam adegan laga pada paruh pertama film, kerja kamera sengaja dibuat banyak bergoyang dengan gambar-gambar super close-up. Ini terutama untuk menggambarkan keintiman hubungan Bobby dengan ibunya.
Di sisi lain, ini juga ditujukan untuk menggambarkan betapa rapuh dan kacaunya kehidupan Bobby yang dipenuhi keinginan balas dendam atas nama ibunya. Pada masa ini, kemampuannya berkelahi juga masih kategori 'anak bawang'.
Namun pada paruh kedua, kerja kamera menjadi lebih stabil, menggambarkan mental Bobby yang juga lebih kuat, lebih terarah, dan skill berkelahi yang sudah sekelas John Wick.
Foto: Universal Pictures
Bahkan bisa dibilang, Bobby mungkin sedikit lebih jago dan lebih mengerikan jika berkelahi dengan tangan kosong. Ia amat sangat jarang menggunakan pistol atau senapan seperti John Wick.
Namun karena pandemi melanda dan lainnya, Monkey Man hampir tak jadi diproduksi. Untungnya datang Jordan Peele yang akhirnya menjadi produser film ini dan menawarinya ke Universal Pictures.Syuting pun akhirnya bisa dilakukan, salah satunya dengan dilakukan di Batam, Indonesia.
Foto: Universal Pictures
Berpindahnya Monkey Man ke layar lebar dibanding hanya di layar platform streaming justru adalah langkah yang tepat. Pertama adalah karena filmnya terbukti laris, sejauh ini mendatangkan uang USD34,5 juta dengan bujet hanya USD10 juta.
Kedua, adegan laganya yang vulgar atau eksplisit memang lebih nikmat disaksikan di layar besar dengan kualitas tata suara yang mumpuni. Penonton pun bisa menyaksikan dengan jelas betapa Dev Patel punya visi yang luar biasa sebagai sutradara.
Dalam adegan laga pada paruh pertama film, kerja kamera sengaja dibuat banyak bergoyang dengan gambar-gambar super close-up. Ini terutama untuk menggambarkan keintiman hubungan Bobby dengan ibunya.
Di sisi lain, ini juga ditujukan untuk menggambarkan betapa rapuh dan kacaunya kehidupan Bobby yang dipenuhi keinginan balas dendam atas nama ibunya. Pada masa ini, kemampuannya berkelahi juga masih kategori 'anak bawang'.
Namun pada paruh kedua, kerja kamera menjadi lebih stabil, menggambarkan mental Bobby yang juga lebih kuat, lebih terarah, dan skill berkelahi yang sudah sekelas John Wick.
Foto: Universal Pictures
Bahkan bisa dibilang, Bobby mungkin sedikit lebih jago dan lebih mengerikan jika berkelahi dengan tangan kosong. Ia amat sangat jarang menggunakan pistol atau senapan seperti John Wick.
Lihat Juga :