Prodia Tebar 10.000 Skrining Demensia Gratis, Penting untuk Bantu Tentukan Penanganan
Rabu, 26 Juni 2024 - 11:00 WIB
(foto: Shutterstock)
Menurunnya fungsi kognitif tentunya dapat berdampak buruk, misalnya apabila ODD tidak mampu mengingat jadwal minum obat yang dapat mengakibatkan salah atau kelebihan dosis. Selain itu, ODD juga kerap kali salah memperkirakan jarak sehingga sering menabrak objek yang menyebabkan lebam atau terjatuh.
Demensia terjadi secara perlahan-lahan, sehingga sering kali kurang disadari oleh anggota keluarga ODD. Oleh karena itu, penting untuk segera melakukan skrining dan deteksi dini untuk memastikan orang terkasih mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan dan memperlambat perkembangan penyakit. Skrining awal dapat dilakukan dengan mengenali gejala-gejala umum yang dapat dibantu dengan kuesioner untuk menilai skor demi mengetahui apakah dibutuhkan penanganan lebih lanjut.
Sebagai provider kesehatan terbesar dan terluas di Indonesia, Prodia mengadakan program 10.000 skrining gratis demensia yang dapat bermanfaat untuk deteksi dini dan menentukan rencana terapi yang tepat. Jika ditemukan gejala, skrining awal memungkinkan ODD untuk memiliki peran aktif dalam mengambil keputusan terkait masa depannya, serta mendorong pendamping untuk menggali informasi lebih dalam mengenai demensia dan cara merawat ODD.
Lihat Juga :