Ranting Kayu Pemberian Rasulullah Berubah Menjadi Pedang atas Kuasa Allah SWT
Sabtu, 02 Mei 2020 - 00:58 WIB
Pedang yang diberi nama Al Aun itupun menjadi pedang yang selalu menemani Ukasyah dalam berbagai perang setelah Perang Badar. Foto : Ilustrasi/Istimewa
MAKASSAR - Kamu pernah mendengar kisah mukjizat rating kayu? Kisah ini mungkin kamu dengar dari ayah dan ibumu saat mengajarkanmu sifat dan keteladanan para Nabi sebagai utusan Allah SWT.
Kisah yang ini dikutip dari berbagai sumber ini menggambaran sejumlah kejadian luas biasa yang Allah berikan kepada Rasulullah Muhamma SAW sebagai bukti status kenabian.
Kala itu perang Badar pecah pada 17 Ramadan 2 H, umat muslim yang berjumlah 300 orang melawan kaum kafir yang berjumlah ribuan orang.
Dalam Perang Badar itu, seoorang pahlawan Islam bernama Ukasyah bin Mihshan bin Harsan Al-Asadi, bertempur habis-habisan sampai pedangnya patah. Melihat kejadian itu, Nabi Muhammad menghampirinya dan memberikan pengganti pedangnya yang patah dengan sepotong ranting kayu.
Namun, atas kuasa Allah SWT, setelah Rasulullah menggerakkan ranting kayu itu tiba-tiba berubah menjadi pedang panjang dan kuat. Lalu Ukasyah pun melanjutkan bertempur dengan mukjizat pedang pemberian Rasulullah, hingga kaum Muslim memperoleh kemenangan.
Pedang yang diberi nama “Al Aun” itupun menjadi pedang yang selalu menemani Ukasyah dalam berbagai perang setelah Perang Badar. Salah satunya Ukasyah menggunakan pedang dari ranting pemberian Nabi Muhammad SAW pada menjemput syahidnya di Perang Riddah.
Kisah yang ini dikutip dari berbagai sumber ini menggambaran sejumlah kejadian luas biasa yang Allah berikan kepada Rasulullah Muhamma SAW sebagai bukti status kenabian.
Kala itu perang Badar pecah pada 17 Ramadan 2 H, umat muslim yang berjumlah 300 orang melawan kaum kafir yang berjumlah ribuan orang.
Dalam Perang Badar itu, seoorang pahlawan Islam bernama Ukasyah bin Mihshan bin Harsan Al-Asadi, bertempur habis-habisan sampai pedangnya patah. Melihat kejadian itu, Nabi Muhammad menghampirinya dan memberikan pengganti pedangnya yang patah dengan sepotong ranting kayu.
Namun, atas kuasa Allah SWT, setelah Rasulullah menggerakkan ranting kayu itu tiba-tiba berubah menjadi pedang panjang dan kuat. Lalu Ukasyah pun melanjutkan bertempur dengan mukjizat pedang pemberian Rasulullah, hingga kaum Muslim memperoleh kemenangan.
Pedang yang diberi nama “Al Aun” itupun menjadi pedang yang selalu menemani Ukasyah dalam berbagai perang setelah Perang Badar. Salah satunya Ukasyah menggunakan pedang dari ranting pemberian Nabi Muhammad SAW pada menjemput syahidnya di Perang Riddah.
Lihat Juga :