Apa Itu Angin Duduk? Begini Pencegahan dan Gejala yang Harus Diwaspadai
Sabtu, 10 Agustus 2024 - 06:00 WIB
Gejala Angin Duduk
Mengutip dari berbagai sumber, gejala yang sering dirasakan penderita angin duduk atau angina pectoris seperti nyeri dada atau rasa tidak nyaman. Angina dapat terasa seperti nyeri, tekanan, sesak, tidak nyaman, diremas, berat, atau terbakar di dada. Sulit untuk mengetahui dari mana asal nyeri tersebut.Pada wanita, terkadang nyeri dada dapat terasa seperti ditusuk benda tajam. Selain nyeri pada tubuh bagian atas, enam gejala angin duduk yang perlu diwaspadai ialah, sesak nafas, kelelahan yang ekstrim, pusing atau pingsan, merasa mual di perut, sakit maag atau gangguan pencernaan, dan Berkeringat.
Pencegahan Angin Duduk
Pencegahan angin duduk (atau angina pectoris) penting untuk mengurangi risiko serangan jantung dan masalah jantung lainnya. Berikut adalah beberapa langkah pencegahan yang dapat diambil:1. Mengontrol Tekanan Darah
pastikan tekanan darah dalam kisaran normal. Hipertensi adalah faktor risiko utama untuk angina dan serangan jantung.2. Menjaga Kadar Kolesterol
Kolesterol tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri, yang dapat menyebabkan angina. Mengonsumsi makanan sehat, rendah lemak jenuh dan tinggi serat dapat membantu mengendalikan kadar kolesterol.3. Berhenti Merokok
Merokok dapat merusak pembuluh darah dan meningkatkan risiko angina serta penyakit jantung lainnya.4. Berolahraga Secara Teratur
Aktivitas fisik membantu menjaga kesehatan jantung dan sirkulasi darah. Latihan aerobik seperti berjalan, bersepeda, atau berenang bisa sangat bermanfaat.Lihat Juga :