3 Tantangan yang Dialami Tim FIK UI saat Lakukan Pengabdian Masyakat ke Suku Badui
Jum'at, 16 Agustus 2024 - 20:20 WIB
Umumnya di Suku Badui para remaja sudah menikah di usia 14 sampai dengan 17 tahun untuk perempuan. Risiko pernikahan remaja di antaranya kemungkinan terjadi berat badan lahir rendah (BBLR) pada bayi dan faktor risiko tinggi kelahiran prematur.
Aturan adat yang telah ada dipertahankan secara turun-temurun, salah satunya dengan menikahkan anak sesegera mungkin.
Pemberian MPASI yang telah berjalan di masyarakat Suku Badui seperti pemberian makan saat anak berusia 1 bulan. Sebagian ibu balita mengatakan jika pemberian pisang pada anak tidak terjadi apa pun.
“Saya berikan pisang saat sore karena nangis terus Bu,” ungkap salah seorang ibu balita saat diskusi setelah pelaksanaan posyandu.
Kebiasaan ibu balita di Suku Badui untuk membuat menu MPASI seperti mengenalkan bubur instan, melumatkan biskuit, dan mencampur biskuit dengan pisang untuk anaknya.
Aturan adat yang telah ada dipertahankan secara turun-temurun, salah satunya dengan menikahkan anak sesegera mungkin.
Pemberian MPASI yang telah berjalan di masyarakat Suku Badui seperti pemberian makan saat anak berusia 1 bulan. Sebagian ibu balita mengatakan jika pemberian pisang pada anak tidak terjadi apa pun.
“Saya berikan pisang saat sore karena nangis terus Bu,” ungkap salah seorang ibu balita saat diskusi setelah pelaksanaan posyandu.
Kebiasaan ibu balita di Suku Badui untuk membuat menu MPASI seperti mengenalkan bubur instan, melumatkan biskuit, dan mencampur biskuit dengan pisang untuk anaknya.
Lihat Juga :