3 Film Kontroversial tentang Kerajaan Inggris, Nomor 2 Kisahkan Hubungan Gelap Putri Diana
Selasa, 27 Agustus 2024 - 17:10 WIB
Film ini mendapat kritik tajam karena dianggap memanfaatkan tragedi pribadi untuk keuntungan komersial. Diana berfokus pada dua tahun terakhir kehidupan ibunda Pangeran William itu, terutama hubungannya dengan dokter jantung asal Pakistan tersebut.
Banyak yang menganggap film ini tidak sensitif dan menyederhanakan kompleksitas kehidupan Diana. Selain itu, mempermainkan emosi publik yang masih merasakan kehilangan mendalam atas kematiannya.
Baca Juga: 7 Film yang Dibintangi Meghan Markle, Istri Pangeran Harry
Foto/YouTube Neon
Film ini berfokus pada kisah Putri Diana selama akhir pekan Natal di Sandringham House pada 1991. Spencer menggambarkan perjuangan batin Diana yang ingin keluar dari Kerajaan Inggris dan mencari kebebasan.
Cara film ini menggambarkan kehidupan Diana dan hubungannya dengan Keluarga Kerajaan dianggap terlalu dramatis dan menyimpang dari kenyataan. Beberapa adegan dalam film ini dianggap terlalu eksplisit dan dapat memicu trauma bagi mereka yang pernah mengalami pengalaman serupa.
Di sisi lain, film ini dituduh mengeksploitasi penderitaan Diana demi keuntungan komersial.
Banyak yang menganggap film ini tidak sensitif dan menyederhanakan kompleksitas kehidupan Diana. Selain itu, mempermainkan emosi publik yang masih merasakan kehilangan mendalam atas kematiannya.
Baca Juga: 7 Film yang Dibintangi Meghan Markle, Istri Pangeran Harry
3. Spencer (2021)
Foto/YouTube Neon
Film ini berfokus pada kisah Putri Diana selama akhir pekan Natal di Sandringham House pada 1991. Spencer menggambarkan perjuangan batin Diana yang ingin keluar dari Kerajaan Inggris dan mencari kebebasan.
Cara film ini menggambarkan kehidupan Diana dan hubungannya dengan Keluarga Kerajaan dianggap terlalu dramatis dan menyimpang dari kenyataan. Beberapa adegan dalam film ini dianggap terlalu eksplisit dan dapat memicu trauma bagi mereka yang pernah mengalami pengalaman serupa.
Di sisi lain, film ini dituduh mengeksploitasi penderitaan Diana demi keuntungan komersial.
(dra)
Lihat Juga :