5 Fakta Sayuri, Musisi Jepang yang Meninggal pada Usia 28 tahun

Jum'at, 27 September 2024 - 15:45 WIB
Mengutip Anime News Network, Sayuri mengatakan bahwa kala itu ia telah melakukan terapi bicara dan melakukan pelatihan vokal, tapi ia juga merasa frustasi karena tidak bisa mengekspresikan diri dan berkomunikasi dengan dunia luar.

2. Debut Usia 18 Tahun, Jadi Penyanyi OST Anime Populer



Sayuri memulai debutnya dalam dunia musik Jepang pada usia 18 tahun, dengan meluncurkan single berjudul Mikazuki. Dalam waktu singkat lagu ini langsung mencuri perhatian publik.

Lagu tersebut bahkan digunakan sebagai tema penutup untuk anime populer bernama Rampo Kitan: Game of Laplace. Sejak saat itu, ia telah membawakan lagu-lagu untuk anime populer seperti Erased Sore wa Chiisana Hikari no Youna, Scum's Wish Parallel Line, My Hero Academia Season 4 Koukai no Uta, Edens Zero Sekai no Himitsu, dan Lycoris Recoil Hana no Tou.



Foto: JPopStreaming

3. Bakat Musik Sayuri Sudah Terlihat Sejak Dini



Sayuri diketahui sudah memiliki bakat musik sejak duduk di bangku kelas 6 SD. Ia juga mulai memnbuat musik saat tahun keduanya di SMP. Di kelas 6 SD, Sayuri terkesan oleh fakta bahwa, meskipun menjadi seorang idola, Kanjani Eight membentuk sebuah band. Karena itu, Sayuri menjadi terinsiprasi untuk mengambil gitar sebagai hobi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!