Harris Nasution, Koreografer dan Konseptor Gelaran Tari Kolosal Nusantara di Pembukaan MotoGP Mandalika 2024

Rabu, 02 Oktober 2024 - 15:15 WIB
"Tarian ini yang menggambarkan keanekaragaman Budaya di Indonesia, Zamrud Katulistiwa. Sehingga, para turis ataupun tamu yang hadir saat itu, bisa menyaksikan keindahan budaya Indonesia melalui tarian," ujar Harris.

Sehingga, para tamu di Sirkuit Mandalika bisa menyaksikan budaya di Indonesia seperti Gendang Beligh dari Nusa Tenggara Barat dan Tari Perang dari NTB, Tari Gandrung Sasak yang merupakan kombinasi antara daerah NTB dan Bali, Tari Bedhaya Jawa Tengah, Tari Dayak khas Kalimantan, Reog Ponorogo, serta tari khas Betawi.

Untuk memeriahkan kolosal, juga ada color guard atau permainan bendera serta penampilan dari Novia Bachmid sebagai penyanyi Indonesia Raya dan penampilan dari Putri Indonesia NTB.

"Indonesia itu kaya akan suku, budaya, tarian. Jadi kami ingin memperlihatkan dalam bentuk kolosal kepada tamu mancanegara yang hadir. Kalaupun berasal dari turis lokal, juga mampu mengingatkan kembali, kita ini bangsa yang kaya akan budaya," tutur Harris.

Setidaknya, untuk meng-handle 250 penari, Harris membutuhkan waktu kurang lebih dari satu bulan. Mulai dari pembuatan konsep bersama Injourney Tourism Development Corporation (ITDC), persiapan latihan, pemilihan kostum tari, koreografi, tata letak, dan sebagainya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!