Gangguan Psikologi yang Sering Dialami Idola K-Pop dan Rentan Buat Anak Muda
Jum'at, 28 Agustus 2020 - 14:12 WIB
2. DEPRESI - SUGA 'BTS'
Foto: Facebook bangtan.official
Gangguan mental satu ini menyerang mood dan bikin kita sedih atau kehilangan minat secara terus-menerus. Pada remaja yang sedang mengalami masa puber, depresi bisa sangat mengganggu keseharian. Soalnya, ini bisa bikin kita berpikir ‘hidup ini gak layak buat aku jalanin!’.
Melansir mayoclinic.org, depresi di kalangan remaja biasanya terjadi kalau sebelumnya penderita mengalami perundungan jangka panjang, menyaksikan atau menjadi korban kekerasan, dan menjadi korban pelecehan seksual. Tapi, gak menutup kemungkinan juga ada penyebab lain. Misalnya, Suga yang pernah kena gangguan ini sebelum debut, karena masalah berat badan.
Ada berbagai cara untuk meredakan gangguan depresi. Contohnya, dengerin lagu. Salah satu lagu yang bisa kamu dengerin saat kamu merasa depresi dan kurang harapan, misalnya "RUN" dan "Tomorrow" milik BTS. (Baca Juga: Cek, Ini Mitos atau Fakta Kesehatan Mental? )
Selain itu, ada juga cara yang disarankan helpguide.org, yaitu coba cerita ke orang dewasa yang kamu percaya, jangan isolasi diri sendiri (ini bisa bikin depresi makin memburuk), dan terapkan kebiasaan yang menyehatkan (olahraga ringan, jaga pola makan, sesuaikan jam tidur, lalu hindari minuman keras dan obat-obatan terlarang, ya!)
3. BIPOLAR - LEE JOON
Foto: Koreaboo
Bipolar bisa juga disebut gangguan manik-depresif. Melansir dari kidshealth.org, seseorang, termasuk anak muda dengan gangguan bipolar bakal mengalami episode perubahan suasana hati mania (tinggi/senang banget)/ Saat dalam waktu lain mengalami episode depresi (rendah/sedih banget) yang ekstrem.
Aktor Lee Joon mengaku punya masalah dengan bipolar ini. Akibatnya, dia jadi susah banget tidur dan itu mengganggu kegiatannya.
Ilmuan berpikir bahwa bipolar bisa disebabkan oleh gak seimbangnya bahan kimia di otak kita. Selain itu, faktor keturunan dan lingkungan juga bisa jadi pemicu bipolar. Meskipun gak ada obat untuk bipolar, tapi dokter bisa pakai cara pengobatan jangka panjang untuk membantu penderita menstabilkan emosi dan suasana hati. Nantinya, dokter bakal memberikan penstabil mood ke penderita.
Foto: Facebook bangtan.official
Gangguan mental satu ini menyerang mood dan bikin kita sedih atau kehilangan minat secara terus-menerus. Pada remaja yang sedang mengalami masa puber, depresi bisa sangat mengganggu keseharian. Soalnya, ini bisa bikin kita berpikir ‘hidup ini gak layak buat aku jalanin!’.
Melansir mayoclinic.org, depresi di kalangan remaja biasanya terjadi kalau sebelumnya penderita mengalami perundungan jangka panjang, menyaksikan atau menjadi korban kekerasan, dan menjadi korban pelecehan seksual. Tapi, gak menutup kemungkinan juga ada penyebab lain. Misalnya, Suga yang pernah kena gangguan ini sebelum debut, karena masalah berat badan.
Ada berbagai cara untuk meredakan gangguan depresi. Contohnya, dengerin lagu. Salah satu lagu yang bisa kamu dengerin saat kamu merasa depresi dan kurang harapan, misalnya "RUN" dan "Tomorrow" milik BTS. (Baca Juga: Cek, Ini Mitos atau Fakta Kesehatan Mental? )
Selain itu, ada juga cara yang disarankan helpguide.org, yaitu coba cerita ke orang dewasa yang kamu percaya, jangan isolasi diri sendiri (ini bisa bikin depresi makin memburuk), dan terapkan kebiasaan yang menyehatkan (olahraga ringan, jaga pola makan, sesuaikan jam tidur, lalu hindari minuman keras dan obat-obatan terlarang, ya!)
3. BIPOLAR - LEE JOON
Foto: Koreaboo
Bipolar bisa juga disebut gangguan manik-depresif. Melansir dari kidshealth.org, seseorang, termasuk anak muda dengan gangguan bipolar bakal mengalami episode perubahan suasana hati mania (tinggi/senang banget)/ Saat dalam waktu lain mengalami episode depresi (rendah/sedih banget) yang ekstrem.
Aktor Lee Joon mengaku punya masalah dengan bipolar ini. Akibatnya, dia jadi susah banget tidur dan itu mengganggu kegiatannya.
Ilmuan berpikir bahwa bipolar bisa disebabkan oleh gak seimbangnya bahan kimia di otak kita. Selain itu, faktor keturunan dan lingkungan juga bisa jadi pemicu bipolar. Meskipun gak ada obat untuk bipolar, tapi dokter bisa pakai cara pengobatan jangka panjang untuk membantu penderita menstabilkan emosi dan suasana hati. Nantinya, dokter bakal memberikan penstabil mood ke penderita.
Lihat Juga :