Profil Liam Payne, dari Anak yang Suka Dibully hingga Besar Bersama One Direction

Kamis, 17 Oktober 2024 - 08:30 WIB

Penyakit Liam Payne

Sejak usia empat tahun, Payne diharuskan menjalani tes rutin di rumah sakit karena salah satu ginjalnya tidak berfungsi, yang menyebabkan dia harus menerima 32 suntikan di pagi dan sore hari walaupun pada saat itu dia masih kanak-kanak.

Ketika sekolah, Payne sangat menyukai olahraga, terutama lari lintas negara. Payne awalnya bergabung dengan Wolverhampton and Bilston Athletics Club untuk mengejar karier berlarinya. Setelah gagal berada di Tim Nasional Inggris pada Olimpiade Musim Panas 2012, ia ditempatkan sebagai cadangan.

Ia mengalami perundungan ketika SMP dan mengikuti tinju pada usia 12 tahun. Kemudian menyelesaikan 11 GCSE di St Peter's Collegiate School sebelum pindah untuk belajar teknologi musik ke Wolverhampton College Paget Road campus.

Payne pertama kali dikenalkan di dunia hiburan pada usia 12 tahun sebagai anggota Pink Productions Theatre Company dan muncul sebagai Tony Manero dari Saturday Night Fever.

Karier Liam Payne

Payne pertama kali mengikuti audisi The X Factor musim kelima pada 2008 saat usianya 14 tahun. Payne maju ke babak selanjutnya setelah menampilkan Fly Me To The Moon dari Frank Sinatra. Dia gagal, tetapi Simon Cowell memintanya untuk kembali dua tahun kemudian.

Pada X Factor 2010. Dia menyanyikan Cry Me A River versi Michael Buble dan mendapat empat ya dan tepuk tangan berdiri dari Cowell.

Dia gagal untuk maju di kategori "Boys" ke tahap rumah juri, tapi setelah saran Nicole Scherzinger dan Simon Cowell, mereka disatukan untuk membentuk sebuah grup beranggotakan lima orang di Stadion Wembley, yakni One Direction. Grup ini secara cepat mendapatkan popularitas di Inggris, dan selesai di posisi ketiga.

Sesudah X Factor, One Direction dikontrak Cowell dan merilis album studio pertama, Up All Night pada 2011, berada di puncak di 16 negara. Single utamanya, "What Makes You Beautiful" meraih sukses internasional, berada di nomor satu di Inggris dan nomor empat di Amerika Serikat.

Proyek Solo

Pada 2012 Payne mulai bekerja sebagai seorang produser di bawah nama alias "Big Payno" atau "Payno", bekerja sama bersama produser bernama AfterHrs untuk meremix beberapa lagu termasuk milik Cheryl Cole berjudul "I Don't Care" pada 2014.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!