Ini Sosok yang Bikin Raja Charles III Sukses Hadapi Masalah Kerajaan, Bukan Pangeran William
Minggu, 29 Desember 2024 - 05:43 WIB
Selama perjalanan empat hari mereka, mereka menjadi bangsawan pertama sejak 1951 yang kembali ke Villa Guardamangia, tempat Elizabeth dan Philip tinggal sebagai pengantin baru. Setelah berkeliling properti, Sophie dan Edward bahkan membuat ulang foto hitam putih lama sepasang kekasih muda itu di atap vila. Menandai peringatan 60 tahun kemerdekaan Malta, kunjungan mereka juga mencakup upacara peletakan karangan bunga untuk menghormati nyawa yang hilang dalam Perang Dunia Kedua, dan resepsi di kediaman Komisaris Tinggi Inggris.
Ketika ditanya tentang etos kerja dirinya dan Edward selama wawancara surat kabar 2021, Sophie berkata dengan malu-malu, "Kami terus bekerja keras melakukan apa yang kami lakukan, semoga melakukannya dengan baik."
Namun ketika disebutkan bahwa pasangan itu telah melakukan lebih banyak hal sejak Sussex dan Pangeran Andrew menghentikan tugas kerajaan mereka, dia bercanda, "Apa yang orang-orang pikir kami lakukan sebelumnya?"
Di antara berbagai kegiatan penting lainnya dalam beberapa bulan terakhir, Sophie melakukan perjalanan sendiri ke Tanzania, di mana dia menyampaikan pesan dari Raja, dan pada musim panas lalu ia menghadiri Paralimpiade di Paris, bersama Edward.
Pada April, ia juga menjadi anggota kerajaan pertama yang mengunjungi Ukraina sejak negara itu diserbu oleh Rusia, sementara di dekat rumahnya ia menunjukkan sisi yang lebih informal, memeluk seekor ayam bernama Stumpy di tempat perlindungan hewan dan menyapa anak-anak di Hale Community and Youth Centre di Surrey.
Baca Juga: Prediksi Hubungan Pangeran Harry dan Meghan Markle dengan Raja Charles di 2025
Sebagai pelindung lebih dari 70 organisasi dan badan amal, Sophie berkampanye untuk tujuan yang mendukung kaum muda, hak-hak perempuan, dan penyandang disabilitas, dan telah menunjukkan keinginan untuk mengatasi stigma seputar isu-isu sensitif seperti menopause dan menstruasi.
"Ini sangat menyegarkan, dan saya pikir itu sebagian besar berasal dari fakta bahwa ia tidak dilahirkan sebagai anggota kerajaan dan berasal dari keluarga normal," ucap Katie.
Ketika ditanya tentang etos kerja dirinya dan Edward selama wawancara surat kabar 2021, Sophie berkata dengan malu-malu, "Kami terus bekerja keras melakukan apa yang kami lakukan, semoga melakukannya dengan baik."
Namun ketika disebutkan bahwa pasangan itu telah melakukan lebih banyak hal sejak Sussex dan Pangeran Andrew menghentikan tugas kerajaan mereka, dia bercanda, "Apa yang orang-orang pikir kami lakukan sebelumnya?"
Di antara berbagai kegiatan penting lainnya dalam beberapa bulan terakhir, Sophie melakukan perjalanan sendiri ke Tanzania, di mana dia menyampaikan pesan dari Raja, dan pada musim panas lalu ia menghadiri Paralimpiade di Paris, bersama Edward.
Pada April, ia juga menjadi anggota kerajaan pertama yang mengunjungi Ukraina sejak negara itu diserbu oleh Rusia, sementara di dekat rumahnya ia menunjukkan sisi yang lebih informal, memeluk seekor ayam bernama Stumpy di tempat perlindungan hewan dan menyapa anak-anak di Hale Community and Youth Centre di Surrey.
Baca Juga: Prediksi Hubungan Pangeran Harry dan Meghan Markle dengan Raja Charles di 2025
Sebagai pelindung lebih dari 70 organisasi dan badan amal, Sophie berkampanye untuk tujuan yang mendukung kaum muda, hak-hak perempuan, dan penyandang disabilitas, dan telah menunjukkan keinginan untuk mengatasi stigma seputar isu-isu sensitif seperti menopause dan menstruasi.
"Ini sangat menyegarkan, dan saya pikir itu sebagian besar berasal dari fakta bahwa ia tidak dilahirkan sebagai anggota kerajaan dan berasal dari keluarga normal," ucap Katie.
(tdy)
Lihat Juga :