Liburan? Ke Joglosemar Saja!
Rabu, 02 September 2020 - 13:39 WIB
Solo
Sedangkan di Solo, kamu bisa mengunjungi Grojogan Sewu Tawangmangu. Destinasi pelesiran berupa air terjun setinggi 80 meter ini berlokasi di sisi barat Gunung Lawu, atau sekitar 37 kilometer dari pusat Kota Solo. Air terjun ini merupakan yang tertinggi di wilayah Jawa Tengah, lho. Untuk menuju ke lokasi, wisatawan harus mendaki setidaknya 1.000 anak tangga. Dengan pemandangan kanan-kiri yang indah, perjalanan akan terasa lebih menyenangkan.
Bila ingin tahu sejarah Solo, pilihan terbaiknya adalah mengunjungi Keraton Surakarta. Bangunan ini didirikan oleh Susuhunan Pakubuwana II pada tahun 1744 untuk menggantikan Keraton Kartasura yang hancur lebur akibat peristiwa Geger Pecinan tahun 1743.
Objek wisata sejarah di Kota Solo selanjutnya adalah Taman Sriwedari. Tempat wisata di Solo ini merupakan kompleks pertamanan yang berlokasi di daerah Laweyan, Solo, dan sudah ada sejak era kepemimpinan Pakubuwana X. Selain dipakai sebagai lokasi diselenggarakannya hiburan rutin Malam Selikuran, Taman Sriwedari pernah dipakai sebagai lokasi penyelenggaraan PON pada tahun 1948. Di area ini terdapat Gedung Wayang Orang Sriwedari (GWO) yang menjadi tempat pertunjukan wayang orang.
Untuk mengetahui sejarah orang Solo lebih jauh lagi, kamu bisa ke Museum Manusia Purba Sangiran. Letaknya memang tidak berada persis di Kota Solo. Seperti namanya, Museum Manusia Purba Sangiran merupakan sebuah museum arkeologi yang berlokasi di Desa Kalijambe, Sragen. Tentu saja itu hanya tiga dari puluhan obyek wisata menarik yang ada di Solo.
Nah, bagi yang sudah tidak sabar untuk staycation # DiIndonesiaAja catat kebutuhan dan barang pribadi ya, jangan sampai tertingal. Tetap semangat dalam menerapkan protokol kesehatan sepanjang perjalanan, menggunakan masker dan selalu sedia hand sanitizer, tetap jaga jarak aman dengan pengunjung lainnya.
Sedangkan di Solo, kamu bisa mengunjungi Grojogan Sewu Tawangmangu. Destinasi pelesiran berupa air terjun setinggi 80 meter ini berlokasi di sisi barat Gunung Lawu, atau sekitar 37 kilometer dari pusat Kota Solo. Air terjun ini merupakan yang tertinggi di wilayah Jawa Tengah, lho. Untuk menuju ke lokasi, wisatawan harus mendaki setidaknya 1.000 anak tangga. Dengan pemandangan kanan-kiri yang indah, perjalanan akan terasa lebih menyenangkan.
Bila ingin tahu sejarah Solo, pilihan terbaiknya adalah mengunjungi Keraton Surakarta. Bangunan ini didirikan oleh Susuhunan Pakubuwana II pada tahun 1744 untuk menggantikan Keraton Kartasura yang hancur lebur akibat peristiwa Geger Pecinan tahun 1743.
Objek wisata sejarah di Kota Solo selanjutnya adalah Taman Sriwedari. Tempat wisata di Solo ini merupakan kompleks pertamanan yang berlokasi di daerah Laweyan, Solo, dan sudah ada sejak era kepemimpinan Pakubuwana X. Selain dipakai sebagai lokasi diselenggarakannya hiburan rutin Malam Selikuran, Taman Sriwedari pernah dipakai sebagai lokasi penyelenggaraan PON pada tahun 1948. Di area ini terdapat Gedung Wayang Orang Sriwedari (GWO) yang menjadi tempat pertunjukan wayang orang.
Untuk mengetahui sejarah orang Solo lebih jauh lagi, kamu bisa ke Museum Manusia Purba Sangiran. Letaknya memang tidak berada persis di Kota Solo. Seperti namanya, Museum Manusia Purba Sangiran merupakan sebuah museum arkeologi yang berlokasi di Desa Kalijambe, Sragen. Tentu saja itu hanya tiga dari puluhan obyek wisata menarik yang ada di Solo.
Nah, bagi yang sudah tidak sabar untuk staycation # DiIndonesiaAja catat kebutuhan dan barang pribadi ya, jangan sampai tertingal. Tetap semangat dalam menerapkan protokol kesehatan sepanjang perjalanan, menggunakan masker dan selalu sedia hand sanitizer, tetap jaga jarak aman dengan pengunjung lainnya.
(alf)
Lihat Juga :