Berapa Lama Waktu Tidur Terbaik? Lebih dari 8 Jam Dikaitkan dengan Risiko Kematian

Senin, 20 Januari 2025 - 21:20 WIB
Studi di Jepang memperingatkan bahwa tidur lebih lama dikaitkan dengan kematian. Foto/ fox news
JAKARTA - Studi yang dilakukan tim peneliti dari Jepang memperingatkan bahwa tidur lebih lama dapat mengubah hormon yang berperan dalam kesehatan ginjal atau dapat mencerminkan masalah kesehatan yang mendasarinya atau akses ke perawatan medis.

Penyakit ginjal kronis adalah kondisi jangka panjang yang terjadi ketika ginjal tidak lagi mampu menyaring limbah dari darah dengan baik. Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), sekira 35,5 juta orang dewasa AS diyakini memiliki kondisi tersebut, meski 9 dari 10 dari orang tidak menyadarinya.



Baca Juga: Pentingnya Tidur Berkualitas di Usia 40 Tahunan, Baik untuk Kesehatan Otak

"Studi ini menyoroti pentingnya memahami bagaimana terlalu banyak dan terlalu sedikit tidur dapat memengaruhi kesehatan ginjal," kata peneliti kesehatan masyarakat Shuai Guo dari Universitas Tsukuba dalam sebuah pernyataan, dikutip Newsweek.

"Temuan kami menunjukkan bahwa durasi tidur yang lebih lama mungkin merupakan sinyal masalah kesehatan yang mendasarinya yang berkontribusi terhadap kematian akibat penyakit ginjal kronis, terutama pada individu yang lebih muda," tuturnya lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!