Diam-diam Pangeran William Jalani Tes Kanker, Istana Takut Genetik Charles III
Sabtu, 22 Februari 2025 - 05:39 WIB
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran Keluarga Kerajaan atas masalah kesehatan Pangeran William, terlebih Istana telah mengalami cobaan, di mana Raja Charles dan Putri Kate sama-sama menjalani perawatan untuk penyakit tersebut dalam beberapa bulan terakhir, dengan Kate baru-baru ini mengungkapkan bahwa dia telah pulih setelah menjalani kemoterapi selama enam bulan.
Dengan dua anggota senior kerajaan yang sudah terkena dampak, para ajudan Istana Buckingham tidak mau mengambil risiko dalam hal kesehatan William. Menurut seorang sumber, sang pangeran akan menjalani pemeriksaan medis pencegahan untuk menyingkirkan penyakit apa pun yang mungkin terkait dengan dinas militernya.
"Jangan sampai dia mengidap kanker dalam bentuk apa pun saat bertugas untuk negaranya," kata sumber itu.
Mengingat masalah kesehatan yang sudah berdampak pada monarki, para pejabat ingin menghindari apa yang digambarkan sebagai "serangan tiga kali lipat" kasus kanker di antara anggota senior kerajaan.
Meninggalnya Stubbings juga telah memicu kembali tindakan hukum terhadap militer Inggris. Banyak mantan personel yang menerbangkan helikopter yang sama telah menderita berbagai bentuk kanker, termasuk kanker paru-paru, tenggorokan, dan testis.
Dengan dua anggota senior kerajaan yang sudah terkena dampak, para ajudan Istana Buckingham tidak mau mengambil risiko dalam hal kesehatan William. Menurut seorang sumber, sang pangeran akan menjalani pemeriksaan medis pencegahan untuk menyingkirkan penyakit apa pun yang mungkin terkait dengan dinas militernya.
"Jangan sampai dia mengidap kanker dalam bentuk apa pun saat bertugas untuk negaranya," kata sumber itu.
Mengingat masalah kesehatan yang sudah berdampak pada monarki, para pejabat ingin menghindari apa yang digambarkan sebagai "serangan tiga kali lipat" kasus kanker di antara anggota senior kerajaan.
Meninggalnya Stubbings juga telah memicu kembali tindakan hukum terhadap militer Inggris. Banyak mantan personel yang menerbangkan helikopter yang sama telah menderita berbagai bentuk kanker, termasuk kanker paru-paru, tenggorokan, dan testis.
Lihat Juga :