Pernikahan Camilla dan Raja Charles di Tengah Isu Selingkuh, sang Ratu Gugup

Selasa, 25 Februari 2025 - 13:00 WIB
Kisah Alice Keppel dalam sejarah Kerajaan Inggris sering dibandingkan dengan perjalanan Camilla dalam kehidupan Charles. Saat Raja 76 tahun itu mulai menjalin hubungan dengan Camilla pada 1971, banyak pihak di kerajaan beranggapan bahwa ia tidak memenuhi kriteria sebagai calon istri pewaris takhta. Hal ini pun menjadi salah satu faktor yang menyebabkan hubungan mereka berakhir untuk sementara waktu, hingga akhirnya Charles menikahi mendiang Putri Diana.

Seperti Camilla yang sebelumnya menikah dengan seorang perwira militer Inggris, Andrew Parker Bowles, Alice juga menikah dengan Letnan Kolonel George Keppel sebelum akhirnya terlibat dalam hubungan dengan Edward.

Menariknya, meskipun Alice adalah selingkuhan Edward, dia diterima Ratu Alexandra, istri resmi sang raja. Alexandra bahkan lebih menyukai Alice dibandingkan dengan wanita lain yang sebelumnya pernah menjadi bagian dari kehidupan suaminya. Berbeda dengan yang ditunjukkan Diana, yang secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terhadap perselingkuhan Charles dengan Camilla dalam wawancara ikoniknya.

Alice juga dikenal sebagai sosok yang lebih berhati-hati dalam menjaga hubungan kerajaan. Ia bahkan membantu Edward dalam memilih hadiah untuk istrinya, termasuk koleksi hewan Faberge yang terkenal.

Baca Juga: Ratu Camilla Punya Tempat Tinggal Rahasia, Suka Digunakan untuk Menyendiri

Alice tidak hanya dianggap sebagai kekasih sang raja, tetapi juga memiliki pengaruh yang besar dalam menjaga ketenangan dan stabilitas emosionalnya . Di mana ini peran yang kini dijalankan oleh Camilla dalam kehidupan Charles.

Seorang sumber dalam kerajaan pernah menyebutkan bahwa Camilla memiliki efek menenangkan bagi Charles, yang membantunya tetap fokus dalam menjalankan tugasnya sebagai raja.
(tdy)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!