Raja Charles Terancam Turun Takhta, Gegara Surat Undangan Presiden Trump
Minggu, 09 Maret 2025 - 06:00 WIB
Raja Charles terancam turun takhta hanya gegara surat dan terungkap saat membuat surat undang Presiden Donald Trump. Foto/ getty
JAKARTA - Surat Raja Charles kepada Presiden Donald Trump yang mengundangnya untuk kunjungan kenegaraan baru-baru ini diperlihatkan ke media. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, baru-baru ini diketahui menyerahkan surat dari Raja Charles kepada Trump di Gedung Putih.
Trump yang menerima kunjungan ke Inggris, menjadikan presiden AS sebagai pemimpin politik terpilih pertama di zaman modern yang dijamu untuk dua kunjungan kenegaraan oleh Raja Charles .
Baca Juga: Mengungkap Fakta Cinta Putri Diana dan John Travolta, Api Asmara yang Terjadi di Atas Panggung
Dikutip Geo TV, Presiden Trump kemudian membuka dan membaca surat itu, sambil bercanda memeriksa apakah ada tanda tangan Raja, yang kemudian dia gambarkan sebagai "indah" dan ditunjukkan kepada kamera.
"Raja menulis surat kepada Presiden Trump untuk mengundangnya ke Inggris bukan karena Yang Mulia menginginkannya, tetapi karena Perdana Menterinya menganggap undangan tersebut demi kepentingan nasional," tulis sebuah artikel yang diterbitkan di Telegraph.
Artikel tersebut berbunyi "Begitu Starmer menyampaikan keinginan menterinya kepada Raja, Yang Mulia harus menurutinya."
Trump yang menerima kunjungan ke Inggris, menjadikan presiden AS sebagai pemimpin politik terpilih pertama di zaman modern yang dijamu untuk dua kunjungan kenegaraan oleh Raja Charles .
Baca Juga: Mengungkap Fakta Cinta Putri Diana dan John Travolta, Api Asmara yang Terjadi di Atas Panggung
Dikutip Geo TV, Presiden Trump kemudian membuka dan membaca surat itu, sambil bercanda memeriksa apakah ada tanda tangan Raja, yang kemudian dia gambarkan sebagai "indah" dan ditunjukkan kepada kamera.
"Raja menulis surat kepada Presiden Trump untuk mengundangnya ke Inggris bukan karena Yang Mulia menginginkannya, tetapi karena Perdana Menterinya menganggap undangan tersebut demi kepentingan nasional," tulis sebuah artikel yang diterbitkan di Telegraph.
Artikel tersebut berbunyi "Begitu Starmer menyampaikan keinginan menterinya kepada Raja, Yang Mulia harus menurutinya."
Lihat Juga :