Raja Charles Terancam Turun Takhta, Gegara Surat Undangan Presiden Trump
Minggu, 09 Maret 2025 - 06:00 WIB
“Raja tidak akan terseret ke dalam politik. Dia akan mengikuti saran Perdana Menterinya. Kunjungan kenegaraan merupakan bagian penting dari soft power. Dan hanya soft power yang tersisa,” kata seorang politisi senior dalam artikel The Telegraph.
Baca Juga: Perasaan Sejati Raja Charles tentang Cinta, Benarkah Mencintai Putri Diana?
Artikel itu mengatakan, "Jika Raja memang menolak, penolakan itu akan memicu krisis konstitusional – pengunduran diri Perdana Menteri dan Pemerintah, dan pemilihan umum untuk membahas masalah tersebut. Jika, setelah pemilihan tersebut, Starmer tetap menjabat dan Raja tetap menolak, maka hal itu dapat memaksa turun takhta."
Artikel itu berbunyi, "Untungnya, tidak ada raja yang mencoba mengabaikan keinginan pemerintahnya sejak abad ke-17, itulah sebabnya monarki menarik banyak rasa hormat."
Baca Juga: Perasaan Sejati Raja Charles tentang Cinta, Benarkah Mencintai Putri Diana?
Artikel itu mengatakan, "Jika Raja memang menolak, penolakan itu akan memicu krisis konstitusional – pengunduran diri Perdana Menteri dan Pemerintah, dan pemilihan umum untuk membahas masalah tersebut. Jika, setelah pemilihan tersebut, Starmer tetap menjabat dan Raja tetap menolak, maka hal itu dapat memaksa turun takhta."
Artikel itu berbunyi, "Untungnya, tidak ada raja yang mencoba mengabaikan keinginan pemerintahnya sejak abad ke-17, itulah sebabnya monarki menarik banyak rasa hormat."
(tdy)
Lihat Juga :