Ramadan SatSet Kampanyekan Bijak Garam demi Kesehatan selama Berpuasa
Kamis, 20 Maret 2025 - 08:59 WIB
Ahli Gizi Nazhif Gifari, S.Gz, m.Sia, mengemukakan strategi untuk diet rendah garam, membatasi kadar garam tentunya perlu diawali dari dapur kita sendiri. Jika biasanya kita menambahkan dua sendok teh garam dalam masakan, kurangi menjadi satu sendok teh garam dan perkaya cita rasa masakan dengan menambahkan ½ sendok teh MSG. Dengan cara ini, kita bisa mengurangi hingga 30% asupan natrium dalam tubuh sembari mempertahankan rasa hidangan yang kita masak.
“Jika tidak sempat memasak sendiri, pastikan untuk selalu membaca label nutrisi yang tertera di kemasan makanan. Hindari makanan kaleng, daging olahan, makanan asap, dan makanan yang asin. Lalu, untuk menjaga kesehatan selama bulan Ramadan, pastikan untuk selalu mengonsumsi buah dan sayur ketika sahur dan berbuka puasa,” katanya.
Sementara, Nadine Ghifari berbagi beberapa tips penting agar tetap fit selama Ramadan. Menurutnya, saat sahur dan berbuka, tubuh membutuhkan sumber energi yang cukup. Kombinasi makanan pokok, protein hewani dan nabati, sayuran, serta buah-buahan menjadi kunci utama.
"Jangan lupa, air putih tetap menjadi prioritas utama untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi,” ujarnya.
Selanjutnya, minuman berkafein seperti kopi dan teh bersifat diuretik, yang bisa menyebabkan tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Sebaiknya, mulai berbuka dengan air putih dan kurma agar tubuh beradaptasi secara perlahan.
“Jika tidak sempat memasak sendiri, pastikan untuk selalu membaca label nutrisi yang tertera di kemasan makanan. Hindari makanan kaleng, daging olahan, makanan asap, dan makanan yang asin. Lalu, untuk menjaga kesehatan selama bulan Ramadan, pastikan untuk selalu mengonsumsi buah dan sayur ketika sahur dan berbuka puasa,” katanya.
Sementara, Nadine Ghifari berbagi beberapa tips penting agar tetap fit selama Ramadan. Menurutnya, saat sahur dan berbuka, tubuh membutuhkan sumber energi yang cukup. Kombinasi makanan pokok, protein hewani dan nabati, sayuran, serta buah-buahan menjadi kunci utama.
"Jangan lupa, air putih tetap menjadi prioritas utama untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi,” ujarnya.
Selanjutnya, minuman berkafein seperti kopi dan teh bersifat diuretik, yang bisa menyebabkan tubuh lebih cepat kehilangan cairan. Sebaiknya, mulai berbuka dengan air putih dan kurma agar tubuh beradaptasi secara perlahan.
Lihat Juga :