4 Penyanyi Tolak Skema Royalti Direct License Ahmad Dhani, Pilih Jalur Resmi Lewat LMK

Kamis, 27 Maret 2025 - 17:00 WIB
Hal ini memunculkan persepsi seolah Judika membayar royalti langsung ke Dhani dan mendukung skema direct license yang digagasnya. Judika segera membantah klaim tersebut. Ia mengklarifikasi bahwa pembayaran Rp15 juta itu dilakukan oleh pihak penyelenggara acara, bukan dari kantong pribadinya. Judika hanya meneruskan bukti pembayaran tersebut kepada Dhani sebagai bentuk transparansi bahwa EO telah memenuhi kewajibannya.

Sebagai sesama pencipta lagu, Judika menyatakan mendukung upaya memperjuangkan hak karya cipta. Namun, ia tidak sepakat dengan sistem direct license yang diwacanakan Dhani. Judika menilai skema pembayaran royalti langsung tanpa melalui LMK belum memiliki payung hukum jelas dan rawan menimbulkan masalah di kemudian hari.

Oleh karena itu, ia memilih untuk tidak membawakan lagu Dewa 19 lagi pada penampilannya. Pengalaman pernah ditagih royalti Rp5 juta untuk lagu Separuh Nafas oleh Dhani, meski kemudian tagihan itu dibatalkan, membuatnya enggan berurusan lagi dengan polemik serupa. Judika lebih memilih sistem yang terstruktur dan terlindungi hukum melalui LMK ketimbang jalur langsung yang abu-abu.

Judika juga sempat merespons sindiran Dhani yang menuduhnya mencuri lagu Dewa 19. Ia menegaskan bahwa setiap kali menyanyikan lagu orang lain, ia selalu meminta pihak penyelenggara mengurus izin dan royalti. Melalui Instagram, ia menolak anggapan telah mencuri lagu tanpa membayar.

4. Armand Maulana



Foto/Instagram Armand Maulana

Tak hanya Ariel, Once, dan Judika, sejumlah musisi lain pun menyuarakan keraguan terhadap ide direct license yang didorong Dhani. Armand Maulana, vokalis band GIGI, mengaku banyak mendapat pertanyaan dari rekan sesama penyanyi mengenai legalitas sistem direct license yang tengah ramai dibahas .

Menurut Armand, hingga kini belum ada aturan jelas dari pemerintah yang mengatur mekanisme lisensi langsung tersebut. “Banyak yang WA saya nanya, ‘Bang, direct license ini benar nggak sih hukumnya?’ Kalau benar, harus ada pajaknya juga, ada PPh-nya,” kata Armand.

Ia pribadi meragukan keabsahan direct license di mata hukum saat ini. Armand berpendapat bahwa tanpa regulasi jelas, praktik bayar-membayar langsung antara penyanyi dan pencipta lagu lebih menyerupai pemberian apresiasi secara pribadi daripada transaksi lisensi resmi yang tercatat. Armand sependapat dengan Ariel dan Judika bahwa negara perlu hadir mengatur sebelum tren direct license meluas.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Perseteruan Judika vs Ahmad Dhani, Berawal dari Lagu Dewa 19
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!