Ngemil Bijak Jadi Gaya Hidup Baru, Terjadi Perubahan Tren

Sabtu, 17 Mei 2025 - 08:00 WIB
Gaya hidup modern yang serba cepat dan dinamis mendorong masyarakat untuk mencari solusi yang praktis, termasuk dalam hal makanan. Foto/istimewa
JAKARTA - Gaya hidup modern yang serba cepat dan dinamis mendorong masyarakat untuk mencari solusi yang praktis, termasuk dalam hal makanan. Camilan pun kian menjadi pilihan yang tepat untuk menemani aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu tidak heran jika aktivitas ngemil tetap menjadi bagian tak terpisahkan yang terus meningkat di masyarakat global, termasuk di Indonesia.

Menyadari hal tersebut, Mondelez Indonesia kembali memperkuat komitmennya dalam memahami kebiasaan ngemil masyarakat dengan menghadirkan survei tahunan “State of Snacking 2024”, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam ngemil agar mendapatkan manfaat positif camilan bagi tubuh dan pikiran, melalui kampanye#NgemilBijak.



Marfusita Hamburgiwati selaku Head of Corporate & Government Affairs Mondelez Indonesia menjelaskan bahwa,Survei State of Snacking bertujuan untuk mempelajari kebiasaan konsumen dan menemukan berbagai pemahaman baru tentang peran camilan bagi masyarakat baik fungsional maupun emosional, pada konsumen di Indonesia dan 12 negara lainnya.

“Survei The State of Snacking ini menyoroti betapa pentingnya camilan bagi masyarakat dan sekaligus menunjukkan keseriusan perusahaan dalam memahami apa yang diinginkan konsumen global, termasuk di Indonesia,” ungkap Fusi.

Temuan State of Snacking 2024 yang kini telah memasuki perjalanannya selama lebih dari setengah dekade mengungkapkan bahwa kebiasaan ngemil masyarakat Indonesia terus meningkat melebihi makanan utama, tercatat konsumsi rata-rata camilan di masyarakat mencapai 3 kali per hari, sementara makanan utama hanya 2 kali per hari. Bahkan, 73% responden juga menyatakan bahwa mereka tidak bisa hidup tanpa camilan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!