5 Gejala Awal Batu Ginjal yang Tidak Boleh Diabaikan, Bisa Picu Komplikasi Serius
Senin, 26 Mei 2025 - 15:40 WIB
Batu ginjal yang turun ke bagian bawah saluran kemih dapat mengiritasi kandung kemih, menyebabkan seseorang merasa ingin buang air kecil terus-menerus. Dalam banyak kasus, keinginan ini muncul meski volume urine yang keluar sangat sedikit.
Pasien juga sering melaporkan sensasi pengosongan kandung kemih yang tidak tuntas, yang jika tidak disertai infeksi, bisa menjadi tanda adanya batu ginjal. Gejala ini kerap disalahartikan sebagai infeksi saluran kemih padahal penyebab utamanya adalah iritasi dari batu itu sendiri.
Meskipun mual dan muntah bukan gejala langsung dari sistem kemih, tekanan dari batu ginjal dapat mengganggu sistem saraf yang terhubung dengan saluran pencernaan, sehingga memicu mual ekstrem hingga muntah.
Dr. Ashwathy Haridas, konsultan nefrologi di Rumah Sakit Apollo Navi Mumbai, menyebut bahwa tubuh sering kali merespons rasa nyeri yang intens dari batu ginjal dengan refleks mual dan muntah. “Bukan karena masalah pencernaan, tapi karena tubuh mengalami stres akibat tekanan dari batu ginjal," terangnya.
Gejala batu ginjal dapat bervariasi tergantung pada ukuran dan posisi batu. Beberapa orang mungkin tidak merasakan gejala sama sekali hingga batu mulai bergerak atau membesar. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, batu ginjal dapat menyebabkan infeksi kronis, penyumbatan aliran urine, dan bahkan kerusakan ginjal permanen.
Diagnosis dini biasanya dilakukan melalui pemeriksaan urine dan pemindaian seperti CT scan atau USG, yang akan membantu dokter menentukan ukuran dan lokasi batu. Penanganan bisa berupa peningkatan konsumsi air, terapi litotripsi (pemecahan batu dengan gelombang kejut), atau pembedahan pada kasus yang lebih serius.
Baca Juga: Apakah Daun Meniran Dapat Meluruhkan Batu Ginjal? Cek Manfaatnya
Pasien juga sering melaporkan sensasi pengosongan kandung kemih yang tidak tuntas, yang jika tidak disertai infeksi, bisa menjadi tanda adanya batu ginjal. Gejala ini kerap disalahartikan sebagai infeksi saluran kemih padahal penyebab utamanya adalah iritasi dari batu itu sendiri.
5. Mual dan Muntah Tanpa Sebab yang Jelas
Meskipun mual dan muntah bukan gejala langsung dari sistem kemih, tekanan dari batu ginjal dapat mengganggu sistem saraf yang terhubung dengan saluran pencernaan, sehingga memicu mual ekstrem hingga muntah.
Dr. Ashwathy Haridas, konsultan nefrologi di Rumah Sakit Apollo Navi Mumbai, menyebut bahwa tubuh sering kali merespons rasa nyeri yang intens dari batu ginjal dengan refleks mual dan muntah. “Bukan karena masalah pencernaan, tapi karena tubuh mengalami stres akibat tekanan dari batu ginjal," terangnya.
Gejala batu ginjal dapat bervariasi tergantung pada ukuran dan posisi batu. Beberapa orang mungkin tidak merasakan gejala sama sekali hingga batu mulai bergerak atau membesar. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, batu ginjal dapat menyebabkan infeksi kronis, penyumbatan aliran urine, dan bahkan kerusakan ginjal permanen.
Diagnosis dini biasanya dilakukan melalui pemeriksaan urine dan pemindaian seperti CT scan atau USG, yang akan membantu dokter menentukan ukuran dan lokasi batu. Penanganan bisa berupa peningkatan konsumsi air, terapi litotripsi (pemecahan batu dengan gelombang kejut), atau pembedahan pada kasus yang lebih serius.
Baca Juga: Apakah Daun Meniran Dapat Meluruhkan Batu Ginjal? Cek Manfaatnya
(dra)
Lihat Juga :