Varian Covid-19 Nimbus Menyebar di 22 Negara, Ini Gejala dan Risiko yang Harus Diwaspadai
Selasa, 10 Juni 2025 - 22:20 WIB
Di sisi lain, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa hingga saat ini risiko global akibat varian baru ini masih tergolong rendah, dan vaksin Covid-19 yang tersedia saat ini masih dianggap efektif untuk mencegah gejala parah maupun kematian.
“Penyebarannya telah teridentifikasi di sekitar 22 negara. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai risiko tambahan bagi masyarakat global saat ini rendah, dan vaksin Covid-19 yang ada dianggap efektif dalam mencegah penyakit parah," ucap Dr Asif.
Untuk mencegah penularan varian baru ini, para dokter menganjurkan beberapa langkah yang tetap relevan hingga sekarang, seperti:
1. Mendapatkan vaksin booster terbaru
2. Mencuci tangan secara rutin
3. Menjaga sirkulasi udara di ruangan
4. Menghindari kerumunan atau memakai masker saat berada di tempat ramai
5. Menjaga jarak dengan orang yang menunjukkan gejala flu atau demam
"Virus ini menyebar dengan cara biasa, dari orang ke orang, terutama melalui droplet pernapasan saat orang batuk, bersin, atau bahkan sekadar berbicara dari jarak dekat. Seperti varian lainnya, virus ini dapat bertahan di udara di tempat yang ventilasinya buruk," tutur Dr Tang.
Masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi dokter atau fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala mirip Covid-19, terutama jika memiliki kondisi medis bawaan yang meningkatkan risiko komplikasi.
Dengan kasus yang mulai melonjak di berbagai wilayah, para pakar menegaskan bahwa meskipun Covid-19 mungkin tidak lagi menjadi pandemi global yang mencekam seperti dulu, kewaspadaan tetap harus dijaga, terutama terhadap varian baru seperti nimbus yang diam-diam menyebar dengan kecepatan tinggi.
“Jika ada orang di rumah yang merasa tidak enak badan, cobalah untuk menjaga jarak dan membersihkan permukaan yang digunakan bersama secara teratur," tandasnya.
“Penyebarannya telah teridentifikasi di sekitar 22 negara. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menilai risiko tambahan bagi masyarakat global saat ini rendah, dan vaksin Covid-19 yang ada dianggap efektif dalam mencegah penyakit parah," ucap Dr Asif.
Untuk mencegah penularan varian baru ini, para dokter menganjurkan beberapa langkah yang tetap relevan hingga sekarang, seperti:
1. Mendapatkan vaksin booster terbaru
2. Mencuci tangan secara rutin
3. Menjaga sirkulasi udara di ruangan
4. Menghindari kerumunan atau memakai masker saat berada di tempat ramai
5. Menjaga jarak dengan orang yang menunjukkan gejala flu atau demam
"Virus ini menyebar dengan cara biasa, dari orang ke orang, terutama melalui droplet pernapasan saat orang batuk, bersin, atau bahkan sekadar berbicara dari jarak dekat. Seperti varian lainnya, virus ini dapat bertahan di udara di tempat yang ventilasinya buruk," tutur Dr Tang.
Masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi dokter atau fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala mirip Covid-19, terutama jika memiliki kondisi medis bawaan yang meningkatkan risiko komplikasi.
Dengan kasus yang mulai melonjak di berbagai wilayah, para pakar menegaskan bahwa meskipun Covid-19 mungkin tidak lagi menjadi pandemi global yang mencekam seperti dulu, kewaspadaan tetap harus dijaga, terutama terhadap varian baru seperti nimbus yang diam-diam menyebar dengan kecepatan tinggi.
“Jika ada orang di rumah yang merasa tidak enak badan, cobalah untuk menjaga jarak dan membersihkan permukaan yang digunakan bersama secara teratur," tandasnya.
(dra)
Lihat Juga :