Angela Gilsha Ungkap Momen Menegangkan Dikejar Kapal Tambang di Raja Ampat

Sabtu, 14 Juni 2025 - 10:30 WIB
Perjalanan Angela dimulai dari kunjungan ke Pulau Kawe, yang letaknya tak jauh dari destinasi terkenal Wayag. Ia mengungkapkan rasa kagumnya terhadap keindahan pulau tersebut—hamparan pasir putih, karang berwarna neon, dan keragaman ikan yang luar biasa.

Baca juga: 4 IUP Nikel di Raja Ampat Dicabut, Legislator: Berpihak pada Kepentingan Rakyat

Namun rasa takjub itu berubah menjadi kekhawatiran saat ia bersama tim Greenpeace mengunjungi pulau lain di sekitarnya. Di sana, Angela menyaksikan bagian atas pulau telah terkikis dan berubah menjadi lahan tambang dengan alat berat yang beroperasi.

Ia juga menjelaskan bahwa air laut yang sebelumnya jernih berubah keruh kecoklatan akibat limpasan sedimen tambang, yang berdampak buruk terhadap ekosistem terumbu karang serta membuat ikan menjauh.

Situasi semakin mencekam ketika terdengar suara klakson keras dari arah tambang. Petugas keamanan membunyikan klakson mobil secara intens. Angela mengaku mulai merasa panik dan mempertanyakan alasan pelarangan dokumentasi jika kegiatan tambang tersebut memang legal.

Baca juga: Jokowi Santai Namanya Dikaitkan dengan Kapal JKW dan Tambang Nikel di Raja Ampat
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!