Cinta Laura Emosi Raja Ampat Rusak Akibat Tambang Nikel: Jual Masa Depan Negeri demi Mobil Mewah

Senin, 09 Juni 2025 - 23:20 WIB
loading...
Cinta Laura Emosi Raja...
Cinta Laura mengaku emosi dengan kerusakan lingkungan di Raja Ampat yang disebabkan oleh aktivitas tambang nikel. Ia kembali menggugah kesadaran publik. Foto/Instagram @claurakiehl
A A A
JAKARTA - Cinta Laura mengaku emosi dengan kerusakan lingkungan di Raja Ampat yang disebabkan oleh aktivitas tambang nikel . Ia kembali menggugah kesadaran publik melalui unggahan emosionalnya di akun Instagram pribadinya, @claurakiehl.

Dalam sebuah video panjang disertai narasi yang menyentuh, Cinta Laura mempertanyakan nilai kemanusiaan di tengah eksploitasi alam yang kian merajalela di kawasan konservasi Raja Ampat . Dengan suara bergetar dan penuh keprihatinan, ia menyuarakan keresahan mendalam.

"Aku emosi banget. Berapa nilai satu nyawa manusia? Apakah satu tambang? Satu kapal pesiar? Satu deal strategis?" kata Cinta Laura dikutip dari akun Instagram @claurakiehl, Senin (9/6/2025).

Lebih lanjut, aktris, penyanyi sekaligus aktivis lingkungan itu menyoroti bagaimana izin-izin tambang yang diteken dan dividen yang cair tak jarang mengabaikan harga yang harus dibayar oleh manusia dan alam. Ia menyindir keras para pemilik kekuasaan dan modal yang mengeklaim bertindak demi pembangunan nasional, namun faktanya menelantarkan masyarakat lokal yang kehilangan tanah, air bersih, hingga identitas budaya.

Baca Juga: Raja Ampat Diambang Kehancuran, Ridho Slank: Stop Penambangan Nikel untuk Selamanya

Cinta Laura Emosi Raja Ampat Rusak Akibat Tambang Nikel: Jual Masa Depan Negeri demi Mobil Mewah

Foto/Instagram @claurakiehl

"Saat izin ditandatangani dan dividen dicairkan, aku penasaran apakah orang-orang serakah ini masih ingat dengan wajah-wajah manusia yang dikorbankan dan ditinggalkan dengan tempat tinggal yang hancur dan tanah yang diracuni?" jelasnya.

Menurut artis 31 tahun itu, Raja Ampat yang selama ini dikenal dunia sebagai salah satu surga terakhir di bumi sedang menuju ambang kehancuran. Kawasan laut yang rapuh itu kini dikeruk hutan-hutannya, dicemari airnya, dan dirusak terumbu karangnya. Semua atas nama nikel, bahan baku penting untuk baterai mobil listrik, yang ironisnya dijual dengan label kemajuan teknologi ramah lingkungan.

"Raja Ampat adalah salah satu surga terakhir dunia, tapi saat ini di salah satu kawasan laut paling rapuh di dunia, perusahaan-perusahaan tambang merobek hutan, mencemari air, dan mencekik terumbu karang. Semua demi nikel untuk menggerakkan mobil listrik. Katanya ini kemajuan, tapi kemajuan untuk siapa?" ungkapnya.

Pemilik nama asli Cinta Laura Kiehl itu juga menegaskan bahwa kerusakan ini bukan hanya berdampak pada lingkungan semata, tapi juga menghancurkan sistem sosial dan budaya masyarakat adat Papua yang selama ratusan tahun hidup berdampingan dengan alam. Ia menyentil bagaimana suara para mama-mama Papua yang kini kesulitan mencari air bersih untuk memandikan anak-anaknya, atau nelayan yang kembali dari laut dengan jaring kosong, sama sekali tidak terdengar di ruang-ruang keputusan elite.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
Giorgio Antonio Minta...
Giorgio Antonio Minta Netizen Berhenti Hujat Sarwendah
Enzy Storia Panik Saat...
Enzy Storia Panik Saat Mati Listrik di Positano, Sempat Mengira Diganggu Hantu Italia
Tiara Andini dan Alshad...
Tiara Andini dan Alshad Ahmad Sama-sama di Los Angeles, Warganet Ramai Berspekulasi
Momen Celine Evangelista...
Momen Celine Evangelista Bimbing Anaknya Belajar Wudhu dan Salat Tuai Pujian Warganet
Amanda Manopo Sambangi...
Amanda Manopo Sambangi Polres Metro Jakarta Selatan, Diduga Jadi Korban Pemalsuan Tanda Tangan
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
Kebijakan Tambang RI...
Kebijakan Tambang RI Berubah-ubah, Investor China Mulai Alihkan Investasi Nikel ke Afrika
Jaga Surga Kecil di...
Jaga Surga Kecil di Timur: Rehabilitasi Karang dan Ribuan Mangrove di Kepulauan Raja Ampat
Rekomendasi
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Berita Terkini
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan...
Awkarin Dicecar 33 Pertanyaan soal Kerja Sama dengan Hanania Group
Gaya Hidup Sehat, Konsumen...
Gaya Hidup Sehat, Konsumen Perkotaan Kian Selektif Pilih Pangan Harian
5 Artis yang Ramaikan...
5 Artis yang Ramaikan HYROX Jakarta 2026, Luna Maya hingga Cinta Laura
Jelang Tahun Ajaran...
Jelang Tahun Ajaran Baru, Orang Tua Utamakan Sepatu Sekolah yang Nyaman dan Awet
Liburan Terima Beres...
Liburan Terima Beres ke Jepang: Jelajah Fukuoka dan Oita yang Unik
Awkarin Penuhi Panggilan...
Awkarin Penuhi Panggilan Polisi, Diperiksa Terkait Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel
Infografis
GIIAS 2021 Hadirkan...
GIIAS 2021 Hadirkan Mobil Masa Depan yang Diproduksi Dalam Negeri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved