Zaskia Adya Mecca Terjebak di Mesir, Akses Long March ke Gaza Ditutup Total

Selasa, 17 Juni 2025 - 09:00 WIB
“Jadi tahanan hotel hari ini,” tambah ibu lima anak tersebut.

Dalam suasana yang semakin menegangkan, Zaskia mengungkap bahwa pihak keamanan setempat memberikan peringatan serius terkait keberadaan mereka. Ia menceritakan bahwa setiap kelompok berjumlah lebih dari lima orang akan terus dipantau dan dibuntuti selama sepekan penuh.

“Dia bilang karena situasi Kairo sedang tidak baik-baik saja, maka kami grup di atas lima orang akan selalu diikuti selama 1 minggu. Di manapun dan kapanpun,” ujarnya.

Baca Juga: Zaskia Adya Mecca Ajarkan ke Anak Salat sebagai Kebutuhan, Tuai Kritik Netizen

Karena merasa terus diawasi dan mobilitas sangat terbatas, Zaskia, Ratna Galih, hingga Wanda Hamidah akhirnya memilih untuk tetap berada di kamar hotel sambil memantau perkembangan peserta lain yang berusaha mencapai titik kumpul di Ismailia.

“Akhirnya kita di kamar aja sambil pantau pergerakan temen-temen yang berhasil ke titik Ismalilia, sambil cari kemungkinan lain,” ungkapnya.

Zaskia juga menyoroti bagaimana pembatasan yang mereka alami ternyata bukan kasus tunggal. Ia mengungkap bahwa sebagian besar peserta aksi mengalami hal serupa, bahkan banyak yang ditahan dan dideportasi sebelum mencapai tujuan.

“Nggak sampai 30 persen peserta long march yang bisa sampai check point. Banyak yang seperti kami, bahkan juga ditahan juga deportasi,” ucapnya.

Baca Juga: Zaskia Adya Mecca Sadar Risiko Banyak Anak, Sedih Tak Punya Waktu Sendiri
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!