Profil Juliana Marins, Turis Brasil yang Ditemukan Meninggal usai Jatuh di Gunung Rinjani

Kamis, 26 Juni 2025 - 21:00 WIB
Dirangkum dari berbagai sumber, Kamis (26/6/2025), profesinya beragam, ia dikenal bekerja di bidang hubungan masyarakat (public relations) dan juga seorang penampil pole dance, sebuah aktivitas yang menuntut kekuatan fisik, ketahanan, dan disiplin tinggi.

Di luar karier profesionalnya, Juliana adalah backpacker aktif yang sudah menjelajah sejumlah negara Asia sejak Februari 2025. Termasuk Filipina, Vietnam, Thailand, hingga akhirnya tiba di Indonesia.

Teman-temannya mengenalnya sebagai pribadi yang ceria, ramah, dan sangat menyenangkan. Ia juga memiliki mimpi besar untuk menjelajahi dunia.

Baca Juga: Indonesia Disorot Gegara Turis Brazil Jatuh di Rinjani, Kemenpar Ungkap Kronologisnya

Tragedi Jatuhnya Juliana di Gunung Rinjani



Pada pertengahan Juni 2025, Juliana memulai pendakian ke Gunung Rinjani melalui jalur Sembalun bersama lima orang turis asing lainnya dan seorang pemandu lokal. Jalur ini memang dikenal berat, menantang, dan memiliki banyak medan curam yang berbahaya.

Insiden terjadi pada Sabtu, 21 Juni 2025 sekitar pukul 06.30 WITA. Juliana yang dilaporkan kelelahan memutuskan beristirahat seorang diri di area Cemara Nunggal, tak jauh dari jalur menuju puncak. Dalam kondisi berkabut tebal dan licin, ia terpeleset dan jatuh ke jurang dengan kontur berbatu yang sangat ekstrem.

Tim SAR gabungan langsung bergerak setelah menerima laporan sekitar pukul 09.40 WITA. Pada sore harinya, rekaman dari drone milik seorang pendaki asal Spanyol memperlihatkan bahwa Juliana masih hidup dan terlihat bergerak di permukaan abu sekitar 300 meter di bawah jalur utama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!