Makan Ubi Bikin Kentut? Ini Fakta Ilmiah dan Siapa yang Wajib Batasi Konsumsinya
Sabtu, 09 Agustus 2025 - 15:57 WIB
Meski dapat memicu gas, ubi—terutama ubi jalar (Ipomoea batatas)—mengandung gizi tinggi. Dalam 100 gram, terdapat sekitar 3 gram serat, vitamin A (beta-karoten pada ubi oranye), vitamin C, kalium, vitamin B6, antioksidan (flavonoid, fenolik), dan sedikit protein (1–2 gram).
Kandungan ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan imunitas, mengontrol gula darah, hingga menurunkan tekanan darah berkat kalium.
Baca juga: Pria Ini Ditangkap Polisi karena Kentut di Dalam Disneyland
Ubi direkomendasikan untuk penderita sembelit, hipertensi, diabetes tipe 2 (dengan porsi terkontrol dan memilih ubi berindeks glikemik rendah), serta mereka dengan daya tahan tubuh rendah atau berisiko penyakit kronis.
Namun, ada kelompok yang disarankan membatasi konsumsi ubi. Menurut Annisa, mereka adalah penderita gangguan ginjal (karena ekskresi kalium terganggu), sindrom iritasi usus, kadar gula darah yang tidak terkontrol, serta penderita batu ginjal oksalat.
Kandungan ini bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan, meningkatkan imunitas, mengontrol gula darah, hingga menurunkan tekanan darah berkat kalium.
Baca juga: Pria Ini Ditangkap Polisi karena Kentut di Dalam Disneyland
Ubi direkomendasikan untuk penderita sembelit, hipertensi, diabetes tipe 2 (dengan porsi terkontrol dan memilih ubi berindeks glikemik rendah), serta mereka dengan daya tahan tubuh rendah atau berisiko penyakit kronis.
Namun, ada kelompok yang disarankan membatasi konsumsi ubi. Menurut Annisa, mereka adalah penderita gangguan ginjal (karena ekskresi kalium terganggu), sindrom iritasi usus, kadar gula darah yang tidak terkontrol, serta penderita batu ginjal oksalat.
(nnz)
Lihat Juga :