Memprihatinkan, Fahmi Bo Kini Harus Merangkak setelah Kena Serangan Jantung
Rabu, 13 Agustus 2025 - 09:40 WIB
Karena itulah, meskipun situasi sekarang sangat sulit, artis 52 tahun tersebut mencoba menerima dengan lapang dada. Kebiasaan hidup mandiri membuatnya sedikit lebih siap menghadapi kenyataan, meski tetap diiringi rasa sedih dan keprihatinan mendalam.
"Aku mah emang udah terbiasa sendiri ya. Selama pisah udah mau jalan enam tahun ini aku apa-apa sendiri kan. Apa-apa sendiri, jadi ya udah nggak perlu kaget sih. Maksudnya udah terbiasa," jelasnya.
Kondisi kesehatannya memaksanya bergerak dengan cara yang tidak biasa. Bintang sinetron Tukang Ojek Pengkolan tersebut bercerita bahwa untuk berjalan, ia sering kali harus merambat sambil memegang tembok, terutama ketika menuju kamar mandi yang berada di luar kamarnya.
Ia mengaku momen tersebut menjadi salah satu titik terendah dalam hidupnya, di mana ia merasakan keterbatasan fisik yang belum pernah dialami sebelumnya. Situasi ini membuatnya semakin sadar bahwa kesehatan adalah hal yang sangat berharga dan mudah hilang tanpa peringatan.
Baca Juga: Cerita Fahmi Bo Jatuh Miskin, Sempat Jadi Tukang Parkir hingga Tinggal Sebatang Kara
"Jalan sendiri sampai merembet megang tembok kamar mandi. Tapi bukan di sini kosannya, di tempat lain. Kamar mandi di luar. Nah itu sungguh benar-benar apa sungguh prihatin lah saat itu," ujarnya.
Perjalanan penyakitnya bermula saat ia tiba-tiba terkena serangan jantung. Menurut pengakuannya, pompa jantung menjadi lemah sehingga memengaruhi fungsi tubuh secara keseluruhan.
Kondisi ini membuatnya harus segera dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta untuk mendapatkan penanganan intensif. Serangan jantung yang dialaminya menjadi peringatan keras bahwa penyakit kardiovaskular dapat datang secara tiba-tiba tanpa pandang usia atau latar belakang.
"Aku mah emang udah terbiasa sendiri ya. Selama pisah udah mau jalan enam tahun ini aku apa-apa sendiri kan. Apa-apa sendiri, jadi ya udah nggak perlu kaget sih. Maksudnya udah terbiasa," jelasnya.
Kondisi kesehatannya memaksanya bergerak dengan cara yang tidak biasa. Bintang sinetron Tukang Ojek Pengkolan tersebut bercerita bahwa untuk berjalan, ia sering kali harus merambat sambil memegang tembok, terutama ketika menuju kamar mandi yang berada di luar kamarnya.
Ia mengaku momen tersebut menjadi salah satu titik terendah dalam hidupnya, di mana ia merasakan keterbatasan fisik yang belum pernah dialami sebelumnya. Situasi ini membuatnya semakin sadar bahwa kesehatan adalah hal yang sangat berharga dan mudah hilang tanpa peringatan.
Baca Juga: Cerita Fahmi Bo Jatuh Miskin, Sempat Jadi Tukang Parkir hingga Tinggal Sebatang Kara
"Jalan sendiri sampai merembet megang tembok kamar mandi. Tapi bukan di sini kosannya, di tempat lain. Kamar mandi di luar. Nah itu sungguh benar-benar apa sungguh prihatin lah saat itu," ujarnya.
Perjalanan penyakitnya bermula saat ia tiba-tiba terkena serangan jantung. Menurut pengakuannya, pompa jantung menjadi lemah sehingga memengaruhi fungsi tubuh secara keseluruhan.
Kondisi ini membuatnya harus segera dilarikan ke Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta untuk mendapatkan penanganan intensif. Serangan jantung yang dialaminya menjadi peringatan keras bahwa penyakit kardiovaskular dapat datang secara tiba-tiba tanpa pandang usia atau latar belakang.
Lihat Juga :