Penyebab Kematian Giorgio Armani, Raja Mode yang Meninggal di Usia 91 Tahun

Jum'at, 05 September 2025 - 20:40 WIB

Penyebab Terakhir sebelum Meninggal



Beberapa hari sebelum berpulang, Giorgio Armani disebut mengalami gangguan pencernaan yang membuat kondisinya menurun. Meski awalnya dianggap ringan, kabar tersebut cukup mengejutkan karena Armani dikatakan masih sempat berkomunikasi dengan teman-teman dekat melalui telepon serta menikmati makan bersama keluarga.

Sayangnya, kondisi kesehatannya semakin memburuk hingga akhirnya sang desainer mengembuskan napas terakhir.

Kepergian Giorgio Armani bukan hanya kehilangan besar bagi Italia, tetapi juga dunia mode internasional. Ia telah menorehkan sejarah sebagai desainer yang mampu menyatukan keanggunan klasik dengan tren modern, menjadikan label Armani sebagai salah satu merek mode paling bergengsi di dunia.

Baca Juga: Giorgio Armani Umumkan Rencana Tampil dalam Milan Fashion Week

Warisan Giorgio Armani dalam Dunia Mode



Selain karya-karyanya, Giorgio Armani meninggalkan warisan penting berupa filosofi mode yang menekankan kesederhanaan, kenyamanan, dan keanggunan. Gaya desainnya yang minimalis namun tetap mewah membuatnya dicintai banyak kalangan, termasuk selebritas Hollywood dan tokoh-tokoh berpengaruh dunia.

Armani juga dikenal sebagai pengusaha sukses yang berhasil membangun empire fashion bernilai miliaran euro. Dari lini pakaian siap pakai, haute couture, aksesori, parfum, hingga hotel mewah, semuanya membawa nama besar Armani. Keberhasilannya menunjukkan bagaimana fesyen bisa menjadi simbol prestise sekaligus bisnis global yang berkelanjutan.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!