Cegah Sakit Ginjal Sejak Dini, Tugingo Ajak Masyarakat Bijak Gunakan Herbal

Kamis, 11 September 2025 - 10:00 WIB
Edukasi yang diberikan kepada konsumen tidak hanya sebatas pada komposisi produk. Akhmad juga menegaskan pentingnya pemahaman akan cara mengonsumsi herbal yang benar. “Untuk herbal Tugingo dikonsumsi 3x2 kapsul sehari setelah makan. Obat harus disimpan di tempat kering, terhindar sinar matahari langsung, pada suhu di bawah 30°,” terangnya.

Yang juga tak kalah penting adalah edukasi tentang deteksi dini gangguan ginjal. Masyarakat perlu mewaspadai gejala seperti kencing berbusa, kaki bengkak tanpa sebab jelas, mudah lelah, dan sakit pinggang berkepanjangan. "Gejala-gejala ini sering diabaikan, padahal bisa menjadi indikator awal masalah ginjal," tambah Akhmad.

Target edukasi Tugingo meliputi masyarakat usia 12 tahun ke atas, terutama mereka yang memiliki kebiasaan konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak. "Kelompok ini memiliki risiko tinggi mengalami masalah ginjal di kemudian hari," ujar Akhmad.

PT. Hollis Media Bariklana juga mengedukasi masyarakat tentang pentingnya membedakan produk asli dan palsu. Produk yang asli memiliki ciri khas hologram emas, kemasan dengan logo dan tanggal kadaluarsa berupa cap. Produk palsu juga biasanya dijual dengan harga yang jauh lebih murah dari harga resmi.

"Produk herbal bukan pengganti terapi medis yang diresepkan dokter, melainkan pelengkap dalam menjaga kesehatan ginjal. Konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap diperlukan, terutama bagi penderita penyakit kronis," tegas Akhmad.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!