Dua Lipa Pecat Manajer yang Boikot Penampilan Kneecap Pendukung Palestina di Glastonbury

Selasa, 23 September 2025 - 12:00 WIB
Tak hanya di Inggris, masalah juga muncul di Kanada. Pekan lalu, pemerintah Kanada menolak kedatangan Kneecap dengan alasan bahwa trio rap tersebut dianggap mendukung kekerasan politik. Alasan ini dikaitkan dengan tuduhan bahwa mereka berhubungan dengan kelompok Hamas dan Hizbullah.

Menanggapi tuduhan tersebut, Kneecap menyampaikan bantahan keras. Mereka menyebut komentar Vince Gasparro, anggota parlemen Kanada dari Partai Liberal, “sama sekali tidak benar dan sangat jahat”. Grup ini bahkan berencana menempuh jalur hukum atas pernyataan tersebut.

Gelombang Dukungan Musisi Pro-Palestina



Semakin banyak musisi dunia yang menunjukkan sikap tegas mendukung Palestina. Pada Jumat lalu, lebih dari 400 musisi dan label rekaman menandatangani inisiatif bertajuk “No Music for Genocide”. Dalam gerakan ini, para musisi menarik karya mereka dari platform Israel sebagai bentuk protes terhadap perang di Gaza dan kebijakan yang dianggap sebagai pembersihan etnis di Tepi Barat.

"Tindakan nyata ini hanyalah satu langkah menuju penghormatan terhadap tuntutan Palestina untuk mengisolasi dan mendelegitimasi Israel karena Israel membunuh tanpa konsekuensi di panggung dunia," kata inisiatif tersebut.

Baca Juga: Berapa Kerugian Pembatalan Konser Dua Lipa di Jakarta? Honor Satu Kali Manggung Capai Rp15 Miliar

Respons Industri Musik



Sampai berita ini diturunkan, pihak agensi WME, tempat David Levy bernaung, belum memberikan keterangan resmi mengenai pemecatan tersebut.
(dra)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!