Berlayar ke Gaza, Wanda Hamidah Hadapi Intimidasi Mafia di Pelabuhan Portopalo Italia
Senin, 29 September 2025 - 17:39 WIB
Tak hanya itu, Wanda juga mengungkap bahwa sebagian kapten kapal yang mereka sewa dari Tunisia ternyata terlibat dalam praktik mafia, bahkan kabur setelah menerima bayaran.
Meski dalam tekanan, Wanda menegaskan dirinya tidak akan menyerah. Ia kini bertahan di Kapal Sumud Nusantara, yang dibeli hasil patungan donatur dari Malaysia, Indonesia, Maldives, dan Pakistan.
"Saya akan pertahankan kapal Nusantara supaya kami tetap bisa berlayar ke Gaza. Bismillah kami akan berusaha terus," tegasnya.
Saat ini, rombongan telah berpindah ke Pelabuhan Marzamemi, yang dianggap lebih aman dibanding Portopalo. Sebanyak 14 orang dari berbagai kapal kini bersatu dalam Kapal Sumud Nusantara dan bersiap melanjutkan pelayaran melintasi Laut Mediterania.
"Gaza we hear you, we see you, we will come to you," tutup Wanda dalam pesannya.
Bertahan dengan Kapal Sumud Nusantara
Meski dalam tekanan, Wanda menegaskan dirinya tidak akan menyerah. Ia kini bertahan di Kapal Sumud Nusantara, yang dibeli hasil patungan donatur dari Malaysia, Indonesia, Maldives, dan Pakistan.
"Saya akan pertahankan kapal Nusantara supaya kami tetap bisa berlayar ke Gaza. Bismillah kami akan berusaha terus," tegasnya.
Saat ini, rombongan telah berpindah ke Pelabuhan Marzamemi, yang dianggap lebih aman dibanding Portopalo. Sebanyak 14 orang dari berbagai kapal kini bersatu dalam Kapal Sumud Nusantara dan bersiap melanjutkan pelayaran melintasi Laut Mediterania.
"Gaza we hear you, we see you, we will come to you," tutup Wanda dalam pesannya.
(nnz)
Lihat Juga :