Cuaca Panas Mengancam Kesehatan: dari Migrain hingga Serangan Jantung

Rabu, 15 Oktober 2025 - 21:30 WIB
Satu studi tahun 2020 menunjukkan bahwa kondisi cuaca, termasuk suhu tinggi, menjadi faktor risiko stroke baru. Para penulis mencatat bahwa mungkin ada periode jeda satu hingga enam hari antara paparan cuaca dan stroke.

Leuck menunjuk ke alasan yang sama dengan risiko serangan jantung sebagai alasan utama untuk peningkatan keparahan stroke. Di mana panas ekstrem bisa membuat tubuh stres sehingga menyebabkan peluang erjadinya stroke, terutama bagi mereka yang memiliki tekanan darah tinggi.

"Panas ekstrem menempatkan stres pada tubuh, terutama pada orang tua, dan ini dapat menyebabkan peningkatan kejadian stroke, terutama mereka yang memiliki faktor risiko lain seperti tekanan darah tinggi," kata Leuck.

Memburuknya penyakit ginjal

Ginjal membantu tubuh untuk mengatur cairan, sehingga dengan panas yang berlebihan menyebabkan keringat berlebih. Di mana ginjal juga membutuhkan cairan untuk berfungsi dan dengan cuaca panas ekstrem maka dapat menyebabkan risiko dehidrasi lebih tinggi.

"Ginjal membantu tubuh kita mengatur cairan, dan dengan panas yang berlebihan, menyebabkan keringat berlebih selain stresor lain pada tubuh, masalah ginjal dapat memburuk," kata Leuck.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!