Pramono Anung Dorong JFW 2026 Jadi Ikon Kebanggaan Ibu Kota
Senin, 03 November 2025 - 09:43 WIB
Pramono menambahkan, pada 2024, nilai tambah industri fesyen nasional tumbuh sebesar 7,30 persen, sementara pertumbuhan ekonomi Provinsi DKI Jakarta mencapai 4,84 persen. Dengan demikian, peningkatan kegiatan di sektor fesyen dapat menjadi pendorong signifikan bagi ekonomi ibu kota.
Ia menilai, penyelenggaraan Jakarta Fashion Week mampu menciptakan multiplier effect yang luas, tidak hanya bagi pelaku industri kreatif, tetapi juga sektor lain seperti pariwisata, perdagangan, dan lapangan kerja.
“Kami percaya acara seperti ini bukan hanya menjadi ajang untuk merayakan kreativitas para desainer hebat, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi berkesinambungan yang positif bagi berbagai sektor. Selain itu, melalui karya-karya yang menampilkan kekayaan budaya, ajang ini menjadi momentum penting untuk mempererat persahabatan budaya di kawasan ASEAN,” jelasnya.
Baca Juga : Dari Panggung Musik ke Runway, Mahalini Pukau Penonton di JFW 2026
Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf)/Kepala Badan Ekraf RI, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Jakarta Fashion Week. Ia menegaskan, JFW punya nilai kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) yang kuat dan berperan penting dalam memperkuat kolaborasi kreatif antarnegara di kawasan ASEAN.
Ia menilai, penyelenggaraan Jakarta Fashion Week mampu menciptakan multiplier effect yang luas, tidak hanya bagi pelaku industri kreatif, tetapi juga sektor lain seperti pariwisata, perdagangan, dan lapangan kerja.
“Kami percaya acara seperti ini bukan hanya menjadi ajang untuk merayakan kreativitas para desainer hebat, tetapi juga menciptakan dampak ekonomi berkesinambungan yang positif bagi berbagai sektor. Selain itu, melalui karya-karya yang menampilkan kekayaan budaya, ajang ini menjadi momentum penting untuk mempererat persahabatan budaya di kawasan ASEAN,” jelasnya.
Baca Juga : Dari Panggung Musik ke Runway, Mahalini Pukau Penonton di JFW 2026
Sementara itu, Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf)/Kepala Badan Ekraf RI, Teuku Riefky Harsya, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Jakarta Fashion Week. Ia menegaskan, JFW punya nilai kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) yang kuat dan berperan penting dalam memperkuat kolaborasi kreatif antarnegara di kawasan ASEAN.
Lihat Juga :