Pagelaran Satoe Indonesia Tandai Kebangkitan Jakarta Philharmonic Orchestra di TIM

Minggu, 09 November 2025 - 13:40 WIB
Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Mochamad Miftahulloh, menyebut kebangkitan JPO bukan sekadar program seni, melainkan bagian dari visi besar Pemprov menyambut HUT Jakarta ke-500 tahun pada 2027.

“Jakarta tahun 2027 menjadi 500 tahun. Ini kesempatan untuk memasarkan kembali semua kesenian di Jakarta. Salah satunya JPO,” ujarnya.

Meski persiapan baru dimulai sejak September atau kurang dari tiga bulan, Miftahulloh menegaskan bahwa konser ini adalah titik awal untuk mengembalikan JPO ke panggung utama kesenian Jakarta. Ia menyebutkan, dalam penilaian kota global, kelestarian budaya menjadi salah satu indikator utama.

Karena itu, JPO bukan hanya konser, tetapi representasi bahwa kultur musik Jakarta tetap hidup dan terus berkembang.

JPO juga memiliki sejarah panjang. Jejaknya dapat ditarik hingga 1904 melalui Batavian Staff Orchestra, berkembang menjadi Bataviasche Philharmonic Orchestra (1912), dan kemudian NIROM Orchestra (1934). TIM pun menjadi saksi perjalanan musik orkestra Indonesia tempat lahirnya karya-karya besar dari Ismail Marzuki hingga maestro biola Idris Sardi.

Sebelumnya, JPO berjalan tidak konsisten dan sempat tidak aktif selama beberapa tahun. Kini Pemprov memastikan JPO kembali berada di garda depan dunia musik Jakarta.

“Ini tahun kebangkitan. Kami harap tahun depan, bahkan menjelang 2027, penyelenggaraannya lebih besar dan bisa menghadirkan musisi dari luar negeri,” ujar Miftahulloh.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!