Tak Berizin, Inhaler Hong Thai yang Diklaim Herbal Diblacklist BPOM

Senin, 10 November 2025 - 11:58 WIB
Hasilnya, ditemukan 539 tautan penjualan dengan estimasi 29.589 unit produk telah terjual. Nilai ekonomi penjualannya pun tidak kecil, yaitu mencapai lebih dari Rp 925 Juta.

Produk ini terjual cepat karena banyak dipromosikan sebagai inhaler herbal praktis yang menawarkan efek segar dan melegakan pernapasan. Namun, tanpa izin edar, keamanan dan kualitasnya tidak dapat dijamin.

BPOM pun berkoordinasi dengan e-commerce, Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA), serta Kementerian Komunikasi dan Digital untuk melakukan takedown terhadap tautan penjualan produk ilegal tersebut. Selain itu, BPOM juga telah menerbitkan daftar negatif berisi produk-produk yang harus segera diturunkan dari platform digital.

Baca Juga : Gen Z Wajib Tahu Nih, 4 Rekomendasi Makanan Kaya Serat yang Cocok untuk Diet

Upaya ini berhasil mencegah potensi kerugian kesehatan konsumen dengan nilai ekonomi yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp 10,3 Miliar. BPOM mengajak masyarakat untuk lebih cerdas dan kritis saat memilih produk herbal, terutama yang viral atau ramai di media sosial dengan beberapa cara berikut:
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!